Jitunews.Com
21 Mei 2021 13:41 WIB

Hampir 70 Persen Perusahaan Jepang Minta Olimpiade Tokyo Dibatalkan atau Ditunda

Survei yang dilakukan oleh Reuters pada 6 hingga 17 Mei 2021 mengungkap bahwa mayoritas pelaku bisnis di Jepang ingin agar Olimpiade Tokyo kembali ditunda atau dibatalkan.

Olimpiade (istimewa)

TOKYO, JITUNEWS.COM - Menurut survei yang dilakukan oleh Reuters, hampir 70 persen perusahaan Jepang menginginkan agar Olimpiade Tokyo untuk dibatalkan atau kembali ditunda. Para pelaku bisnis khawatir jika Olimpiade akan meningkatkan potensi penyebaran wabah Covid-19.

Kurang dari sembilan pekan sebelum hari pembukaan Olimpiade Tokyo, pemerintah Jepang masih memberlakukan status darurat nasional di sejumlah kawasan guna menekan laju peningkatan infeksi Covid-19 yang berdampak terhadap sistem layanan kesehatan di negara tersebut.

Selain itu, program vaksinasi di Jepang juga bisa dibilang relatif lambat dibanding dengan negara-negara anggota G7.



WTO Minta Lebih Banyak Vaksin Covid-19 Diproduksi di Afrika dan Amerika Latin

Dalam survey yang digelar pada 6 hingga 17 Mei tersebut, 37 persen perusahaan di Jepang meminta agar pemerintah membatalkan gelaran Olimpiade, sementara 32 persen lain ingin agar ajang olahraga tersebut kembali ditunda.

"Tidak mungkin Olimpiade dapat terus dilanjutkan dibawah situasi dan kondisi seperti ini," kata seorang manajer perusahaan logam dalam survey tersebut.

"Tidak ada satu pun hal yang dilakukan oleh pemerintah (Jepang) yang terencana dengan baik," tambahnya.

Hasil survey tersebut tentu saja sesuai dengan survei opini publik yang sebelumnya dilakukan oleh sejumlah media lokal Jepang, terkait rencana digelarnya Olimpiade Tokyo pada musim panas ini.

Uni Eropa Ancam Blokir Investasi ke China Jika Beijing Tak Kunjung Cabut Sanksi
Halaman:
  • Penulis: Tino Aditia

Rekomendasi

 

Berita Terkait