Jitunews.Com
6 Mei 2021 06:30 WIB

BBM Naik, Gubernur Edy Hubungi Ahok Salahkan Pertamina

Edy diprotes warga atas kenaikan BBM di Sumut.

Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi. (bola.net)

SUMUT, JITUNEWS.COM – Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi melemparkan kesalahan kepada Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok usai diprotes warga soal kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Adapun BBM non-subsidi di Sumut naik Rp200 per liter sejak 1 April 2021. Kenaikan itu terjadi karena menyesuaikan perubahan tarif Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) khusus bahan bakar non-subsidi dari 5,5 persen menjadi 7,5 persen di Sumut.

"Saya ditanya, 'Pak, kenapa Pertamina menaikkan minyak karena Pergub bapak?'," ucap Edy, menirukan perbincangan dengan warga, dilansir dari cnnindonesia, Kamis (6/5).



Mitra Binaan Pertamina 'Cailate' Populerkan Bandrek Hingga ke Belanda

"Saya juga tak tahu. Saya dikejar ditanya lagi. 'Bapak serius ini?' katanya. Serius, saya bilang. Apa yang kau maksud? Lalu dia jelaskan, oh, ini ternyata persoalannya," sambungnya.

Mendengar keluhan itu, Edy sontak menelepon Ahok selaku Komut Pertamina. Dia hendak menanyakan soal kenaikan harga BBM non-subsidi.

"Kalau ini persoalannya, Pertamina yang salah. Langsung saya telepon Ahok. Ahok saya telpon karena dia Komut Pertamina. 'Hei Ahok, kenapa kalian naikkan BBM gara-gara Pergub ku? Lalu dijawab, 'enggak ada itu, Bang'," terang Edy.

"Besoknya DPR rame, ya ampun. Berarti tak sama frekuensi kita. Akhirnya bahas itu terus habis energi. Saya anggap apa yang saya lakukan itu semua tahu. karena hal yang kecil tapi persoalan menjadi besar," lanjutnya.

Tingkatkan Kualitas Pelayanan, Pertamina dan Hiswana Migas Gelar Pelatihan Juru Takar bagi Operator SPBU
Halaman:
  • Penulis: Iskandar

Rekomendasi

 

Berita Terkait