Jitunews.Com
15 April 2021 18:04 WIB

Jokowi Pengin Ekonomi Tumbuh 7 Persen pada Kuartal II, Demokrat: Ngimpi Jangan Ketinggian, Entar Nyungsep

Yan menyindir pemerintah yang mengeluarkan dana tambahan untuk menggunakan jasa buzzer.

(istimewa)

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Presiden Joko Widodo memasang target kinerja ekonomi bisa tumbuh di atas 7 persen pada kuartal II tahun 2021. Angka ini, menurut Jokowi, perlu dicapai demi memastikan pertumbuhan ekonomi nasional pulih dari keterpurukan akibat pandemi Covid-19.

"Kita harus bisa meningkatkan paling tidak di atas 7 persen di kuartal II. Bukan barang yang mudah. Tetapi kalau (ada) dukungan dari daerah, saya yakin ini menjadi sesuatu yang mudah. Karena begitu di kuartal II bisa mencapai angka itu, kuartal berikutnya akan lebih mudah," ujar Jokowi dalam pengarahannya dalam Rakor Kepala Daerah Tahun 2021, Rabu (14/4).

Namun, politisi Partai Demokrat Yan Harahap menilai target yang dipasang Jokowi itu sulit untuk dicapai dalam kondisi normal, apalagi di tengah pandemi Covid-19.



Angka Kesembuhan Covid-19 90,5%, Jokowi: Jauh di Atas Rata-rata Dunia

“Dalam kondisi normal saja, ekonomi untuk mencapai 5% sulit, apalagi 7%,” tulisnya melalui akun Twitter @YanHarahap, Kamis (15/4).

Yan lantas meminta Jokowi tak berlebihan dalam menentukan target. Dia khawatir pemerintah akan mengeluarkan dana tambahan untuk menggunakan jasa buzzer.

“Ngimpi jangan ketinggian dulu lah, ntar nyungsep, keluar lagi anggaran untuk buzzerp buat ‘poles’,” sindirnya.

Doktor Politik: Jokowi Patut Mengevaluasi Posisi KSP Moeldoko
Halaman:
  • Penulis: Iskandar

Rekomendasi

 

Berita Terkait