Jitunews.Com
13 April 2021 09:49 WIB

4 Hal Penyebab Batal Puasa yang Masih Diperdebatkan, Termasuk Menggunakan Lipstik

Mayoritas ulama mengatakan bahwa segala sesuatu yang sengaja dimasukkan ke dalam tubuh dapat membatalkan puasa.

(Pixabay)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Hari ini Selasa (13/4/2021), umat muslim menjalankan ibadah puasa untuk  pertama kalinya dibulan Ramadan 1442 H. Di bulan yang suci ini, umat muslim berlomba-lomba meningkatkan takwa dan amal baik. Namun untuk sebagian orang, masih ada saja yang memperdebatkan sesuatu hal yang dapat membatalkan puasa.

Ulama besar Islamic Affairs and Charitable Activities Departement dari Dubai, DR Ali Ahmad Mashel mengatakan bahwa segala sesuatu yang sengaja dimasukkan ke dalam tubuh dapat membatalkan puasa.

"Para cendekiawan Muslim sepakat bahwa apa pun yang dengan sengaja masuk ke dalah tubuh sudah tentu membatalkan puasa, seklaipun jika itu merupakan bagian dari prosedur atau terapi pengobatan. Inilah yang perlu dipahami dan diwaspadai oleh setiap Muslim selama bulan Ramdan," katanya seperti dilansir GulfNews.



Melalui Program Senyum Baru, Lazada Sambut Ramadan Penuh Berkah

Dikutip dari bebagai sumber hal-hal berikut dapat membatalkan puasa dan telah disepakati oleh banyak orang yakni meliputi makan dan minum yang disengaja, menguyah permen karet, bersenggama, masturbasi, muntah disengaja, menstruasi, nifas, dan merokok.

Namu 4 hal ini masih menjadi perdebatan di kalangan ulama yaitu:

1. Sikat gigi dan berkumur

Menyikat gigi di siang hari selama bulan puasa dikhawatirkan membatalkan puasa. Pasalnya, pasta gigi dan air kumur bisa mencapai tenggorokan. Namun sebagain masih memperbolehkan dengan catatan harus  berhati-hati jangan sampai air dan pasta gigi tertelan.

2. Bekam dan donor darah

Bekam dan donor darah masih menjadi perdebatan di kalangan ulama. Ulama yang memperbolehkan beralasan Nabi pernah melakukan bekam saat puasa. Beberapa ulama yang merujuk hadis Ibnu Abbas (ditemukan di Sahih al-Bukhori) mengatakan bahwa bekam tidak membatalkan puasa, begitu juga donor darah. Namun ada ulama yang tidak menganjurkan karena akan membuat tubuh menjadi lemas.

3. Menuangkan obat tetes mata, telinga, dan hidung

Obat tetes yang dimasukkan dalam mata, telinga, maupun hidung dikhawatirkan membatalkan puasa karena berpotesi mencapai saluran perut. Oleh karena itu, sebagian ulama tidak menganjurkan mengunakan obat tetes tersebut saat puasa untuk menghindari risiko.

4. Menggunakan lisptik

Menggunakan lisptik saat berpuasa sudah lumrah dilakukan oleh banyak wanita. Namu sebagian ulama tidak menganjurkan menggunakan lipstik yang mengandung perasa tambahan seperti rasa buah dan manis. Pasalnya, perasa tambahan tersebut dikhawatirkan mencapai lidah dan tenggorokan apabila lidah menyentuh bibir.

Bikin Nasi Lebih Cepat Matang! Ini 7 Rekomendasi Rice Cooker Terbaik
Halaman:
  • Penulis: Trisna Susilowati

Rekomendasi

 

Berita Terkait