Jitunews.Com
11 April 2021 12:43 WIB

Fuel Terminal Cikampek Raih Penghargaan Indonesia Green Award 2021

Penghargaan ini diharapkan bisa memacu semangat perusahaan untuk terus mengembangkan program-program CSR di seluruh area operasi.

Fuel Terminal Cikampek berhasil meraih Indonesia Green Awards (IGA) 2021 kategori Mengembangkan Pengolahan Sampah Terpadu lewat Program Pasukan Dabar. (Istimewa)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - PT Pertamina (Persero) melalui Fuel Terminal Cikampek berhasil meraih Indonesia Green Awards (IGA) 2021 untuk Kategori Mengembangkan Pengolahan Sampah Terpadu lewat Program Pasukan Dabar (Perjuangan Sasarengan Untuk Kemajuan Dawuan Barat) di Desa Dawuan Barat, Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang.

Penghargaan ini diserahkan penggagas IGA 2021, La Tofi yang juga menjabat sebagai Chairman The La Tofi School of CSR di Hotel Kempinski Jakarta pada hari Kamis (8/4).

Indonesia Green Awards (IGA) 2021 merupakan penghargaan yang diberikan The La Tofi School of CSR kepada Perusahaan yang memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan melalui berbagai ragam kreativitas program tanggung jawab sosial.



Ekonomi Tiongkok Beranjak Pulih, HBA Januari Naik ke USD75,84 Per Ton

Penghargaan ini membuktikan Fuel Terminal Cikampek dalam menjalankan operasional perusahaan di tengah kehidupan masyarakat memiliki komitmen tinggi dalam membangun hubungan baik dan memberikan dampak positif dari berbagai aspek seperti sosial, ekonomi, dan lingkungan.

Unit Manager Communication Relations & CSR Pertamina Pemasaran Regional Jawa Bagian Barat  (JBB) Eko Kristiawan, berharap penghargaan ini bisa memacu semangat perusahaan untuk terus mengembangkan program CSR di seluruh area operasi yang  berfokus pelestarian lingkungan dan pengembangan masyarakat secara berkelanjutan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas perghargaan yang kami terima. Kami juga mengapresiasi kepada The La Tofi School of CSR atas diselenggarakannya kegiatan ini,” ungkap Eko.

Eko menjelaskan, Program Pasukan Dabar memiliki arti perjuangan bersama dalam mewujudkan kemajuan desa. Ini sebagai konsep untuk mengubah perilaku sosial masyarakat yang sebelumnya individual menjadi gotong royong.

Program dengan Pengolahan Sampah Terpadu berbasis Zero Waste Social Integrated System  ini berhasil mengatasi masalah sampah dan kesehatan, menciptakan lapangan kerja serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar melalui kolaborasi bersama warga dan pemerintah setempat.

Untuk mendukung keberhasilan program ini, Pertamina membuat berbagai sub program yang saling terintegrasi diantaranya program pengelolaan sampah terpadu bernilai ekonomis (Sabedar), program rumah kelola organik dan kebun pintar, program posyandu sehati, program Ka Gigi (Kelompok Digital dan Teknologi), Budidaya lele, Budidaya ayam pedaging dan petelur, serta Program Cakep Dabar (Cafe Kreatif Pertamina Dawuan Barat).

Erick Thohir dan Ridwan Kamil Tinjau Pertashop di Lembang
Halaman:
  • Penulis: Iskandar

Rekomendasi

 

Berita Terkait