Jitunews.Com
6 April 2021 15:15 WIB

AS Minta Rusia Hentikan Tindakan Provokatif di Perbatasan Ukraina

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri AS mengatakan bahwa pihaknya sudah meminta penjelasan dari Rusia terkait peningkatan aktivitas militer di perbatasan Ukraina

Gedung Putih AS (istimewa)

WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat, Ned Price pada Senin (5/4) mengatakan bahwa pihaknya sudah meminta Rusia untuk menjelaskan tindakan provokatif mereka di perbatasan Ukraina.

Seperti diketahui, Rusia meningkatkan aktivitas militernya di perbatasan Ukraina, dimana hal tersebut menjadi ancaman bagi pihak Ukraina. Sejumlah negara anggota NATO juga mengecam tindakan Rusia tersebut.

Ned Price mengatakan bahwa AS juga khawatir jika tindakan Moskow tersebut mengintimidasi Ukraina mengingat negara tersebut kini masih terjebak dalam konflik melawan kelompok separatis pro-Moskow.



Rusia Siap Jembatani Komunikasi Iran dan AS terkait Isu Perjanjian Nuklir JCPOA

Price menilai sebelum meningkatkan aktivitas militernya di perbatasan, Rusia juga melakukan sejumlah pelanggaran perjanjian gencatan senjata dengan Ukraina yang ditanda-tangani pada Juli 2020 lalu, salah satunya dengan melancarkan serangan yang menewaskan empat personil tentara Ukraina dan melukai beberapa personil lainnya.

"Kami meminta Rusia untuk menghentikan tindakan yang meningkatkan situasi (konflik)," kata Ned Price dikutip Reuters.

Sebelumnya, Presiden AS Joe Biden pada Jumat akhir pekan lalu juga sudah melakukan komunikasi dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, dimana pada kesempatan tersebut Joe Biden menyampaikan dukungannya terhadap Ukraina, terkait situasi konflik perbatasan yang hingga kini masih belum terselesaikan tersebut.

Sementara itu, Rusia membantah bahwa peningkatan aktivitas militernya di perbatasan bertujuan untuk mengancam Ukraina.

Hadapi Ancaman Rusia, Ukraina Bakal Gelar Latihan Militer Gabungan dengan Inggris dan NATO
Halaman:
  • Penulis: Tino Aditia

Rekomendasi

 

Berita Terkait