Jitunews.Com
26 Maret 2021 14:15 WIB

Hadapi Ancaman China, Taiwan dan AS Bentuk Pasukan Penjaga Pantai Gabungan

AS dan Taiwan telah menandatangani perjanjian untuk meningkatkan koordinasi maritim dengan membentuk pasukan penjaga pantai gabungan

Pasukan militer Taiwan (istimewa)

TAIPEI, JITUNEWS.COM - Pemerintah Taiwan dan Amerika Serikat pada Kamis (25/3) telah menandatangani kesepakatan pertama mereka di bawah pemerintahan Joe Biden, dengan membentuk sebuah pasukan penjaga pantai gabungan guna meningkatkan koordinasi. Hal tersebut dilakukan untuk merespon keputusan Beijing yang mengijinkan pasukan penjaga pantai mereka menembak dan menenggelamkan kapal asing yang masuk secara ilegal di wilayah perairan China.

"Ini adalah harapan kami bahwa dengan kelompok pasukan penjaga pantai gabungan ini, kedua pihak (AS dan Taiwan) akan membuat sebuah kerjasama yang lebih kuat untuk berkontribusi secara lebih besar bagi kawasan Indo-Pasific yang bebas dan terbuka," kata duta besar Taiwan untuk AS, Hsiao Bi-khim, yang ikut menandatangani perjanjian tersebut, dikutip Reuters.

Institut Amerika di Taiwan, yang menganani urusan hubungan bilateral kedua negara, mengatakan bahwa AS akan terus mendukung "partisipasi yang kontribusi Taiwan terhadap isu global, termasuk keamanan maritim" di wilayah Indo-Pasifik.



China Ingin Jadi Negara Terkuat di Bumi, Presiden AS: Itu Tak Akan Terjadi

Taiwan sendiri saat ini juga sudah mulai meningkatkan armada lautnya untuk menghadapi ancaman China salah satunya dengan membeli kapal selam baru dari AS. Meski tidak memiliki hubungan diplomatik yang formal dengan Taiwan, AS selama ini merupakan negara aliansi terpenting dan penyuplai senjata terbesar Taiwan.

Perdana Menteri Taiwan Su Tseng-chang pada Jumat (26/3) mengatakan bahwa kebijakan maritim China yang baru telah menjadi sebuah ancaman serius bagi keamanan dan perdamaian kawasan, sehingga negara-negara yang memiliki kesamaan kepentingan dengan Taiwan harus bekerja sama untuk melindungi perdamaian di wilayah tersebut.

"Permintaan sepihak bagi pasukan penjaga pantai (China) untuk menggunakan kekuatan tempur akan menyebabkan ketegangan yang sangat hebat dan tekanan terhadap negara tetangga," kata Su Tseng-chang kepada para wartawan.

Balas Dendam, China Jatuhkan Sanksi untuk Sejumlah Individu dan Entitas di Inggris
Halaman:
  • Penulis: Tino Aditia

Rekomendasi

 

Berita Terkait