Jitunews.Com
22 Maret 2021 18:19 WIB

Ali Khamenei: Janji AS Tidak Kredibel bagi Kami

Pemimpin tertinggi Iran mengatakan bahwa janji AS untuk mencabut sanksi atas Iran adalah janji palsu

(The Independent)

TEHERAN, JITUNEWS.COM - Pemimpin tertinggi Iran Ali Khamenei mengatakan bahwa Iran tak mempercayai janji AS dan hanya akan kembali mematuhi aturan perjanjian nuklir 2015 atau JCPOA jika AS sudah benar-benar mencabut sanksi mereka.

Seperti diketahui, pemerintahan Joe Biden saat ini tengah berupaya kembali masuk ke dalam perjanjian nuklir 2015, usai Donald Trump membawa AS keluar dari kesepakatan tersebut pada 2018 lalu dan mulai menjatuhkan sanksi terhadap Iran.

"Kami (sebelumnya) mempercayai Amerika pada era Obama dan mematuhi semua komitmen kami. Tapi mereka tidak. Orang-orang Amerika mengatakan diatas kertas bahwa sanksi akan mereka cabut, tapi prakteknya mereka tidak melakukannya," kata Khameni pada Minggu (21/3) dalam sebuah pidatonya, dikutip Reuters.



Timbulkan Efek Samping, Mayoritas Warga Eropa Yakin Vaksin AstraZeneca Tak Aman Digunakan

"Janji mereka tidak kredibel bagi kami," tambahnya.

Khamenei mengatakan bahwa meskipun AS telah berjanji akan mencabut sanksi atas Iran, namun Washington terus memberikan ancaman bagi semua perusahaan yang ingin berbisnis dengan Teheran.

Orang nomor satu Iran tersebut menegaskan kembali bahwa pencabutan sanksi AS tersebut merupakan syarat mutlak bagi Iran untuk kembali mematuhi aturan perjanjian nuklir JCPOA.

"Kami mempunyai banyak kesabaran dan tidak tergesa-gesa," lanjutnya.

Pada kesempatan tersebut, Ia meminta pemerintah Iran untuk bersiap menghadapi skenario terburuk, yakni jika AS tidak segera mencabut sanksinya.

"Anda harus mengasumsikan jika sanksi tersebut akan tetap ada dan mengeluarkan rencana mengenai perekonomian negara berdasar sanksi tersebut," kata Khamenei.

Kasus Infeksi Covid Tak kunjung Turun, Jerman Bakal Perpanjang Aturan Lockdown
Halaman:
  • Penulis: Tino Aditia

Rekomendasi

 

Berita Terkait