Jitunews.Com
16 Maret 2021 14:31 WIB

Teroris dari Timteng Masuk ke AS Usai Joe Biden Longgarkan Kebijakan Imigrasi

Tokoh politik Republikan mengklaim bahwa sejumlah teroris berhasil masuk ke wilayah AS melalui perbatasan Meksiko

Perbatasan AS-Meksiko (ABC News)

WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Di tengah meningkatnya gelombang imigran ilegal yang masuk ke wilayah AS, politisi Republikan Kevin McCarthy mengklaim bahwa ada sejumlah teroris yang ikut masuk melalui jalur perbatasan AS-Meksiko.

McCarthy mengatakan bahwa "orang-orang yang masuk dalam daftar teroris", yang datang dari "Yaman, Iran dan Turki" juga masuk ke wilayah AS dari perbatasan di selatan dimana beberapa diantaranya sudah ditangkap oleh pasukan penjaga perbatasan AS.

"Krisis ini terjadi karena kebijakan presiden pemerintahan baru ini," kata Mc Carthy dikutip RT.com.



Angka Kelahiran Menurun, Korsel Hadapi Krisis Demografi Terburuk Sepanjang Sejarah

"Tidak ada cara lain untuk menyebutnya, selain krisis perbatasan Biden," tambahnya.

Presiden Joe Biden, melalui juru bicara Gedung Putih, Jens Psaki, juga telah mengatakan bahwa dirinya memahami situasi yang terjadi di perbatasan AS-Meksiko. Meski demikian, situasi tersebut bukanlah sebuah krisis.

Sebelumnya, Gubernur negara bagian Texas, wilayah perbatasan AS-Meksiko, juga menyebut meningkatnya gelombang imigran ilegal sebagai krisis kemanusiaan yang terjadi karena presiden Joe Biden merevisi sejumlah kebijakan Donald Trump terkait imigrasi.

"Situasi krisis saat ini terjadi di perbatasan Texas dengan meningkatnya jumlah imigran yang menyeberang ke wilayah perbatasan," kata Abbott, dikutip Al Jazeera.

"Krisis ini adalah hasil dari kebijakan pembukaan perbatasan presiden Joe Biden," tambahnya.

"(Kebijakan) ini mengundang para imigran gelap dan menyebabkan krisis kemanusiaan di Texas yang akan menjadi semakin buruk setiap harinya," lanjutnya.

AS Diminta Segera Kembali ke Perjanjian Nuklir Sebelum Pemilu Iran Digelar
Halaman:
  • Penulis: Tino Aditia

Rekomendasi

 

Berita Terkait