Jitunews.Com
15 Maret 2021 10:29 WIB

Awas, Jangan Sembarangan Instal Aplikasi Android dari Luar Google PlayStore

Berikut ini bahaya menginstal aplikasi dari luar Google PlayStore

Ilustrasi. (net)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Android merupakan sistem operasi yang open source, yang memungkinkan pengguna untuk memodifikasi perangkatnya atau aplikasi dengan bebas, atau bahkan mengunduh dan menginstal aplikasi dari sumber selain Google Play Store. Meski demikian, hal tersebut dapat merugikan pengguna sendiri.

Berikut dampak buruk yang bisa dialami oleh pengguna saat menggunakan aplikasi modifikasi atau yang mereka unduh dari luar Google PlayStore, dilansir dari beberapa sumber.

1. Terkena Virus dan Malware



Wow! Perusahaan Satu Ini Dijadikan Istilah, Diberi Gelar Kehormatan, Bahkan Orang Mau Kerja Tanpa Dibayar!

Bisa dibilang hampir semua aplikasi yang tersedia di Google PlayStore telah melalui proses scanning dari pihak Google. Sehingga, relatif lebih aman dari virus dan malware yang berbahaya. Pihak Google akan men-take down aplikasi-aplikasi yang berpotensi membahayakan pengguna.

2. Pembajakan atau Peretasan

Malware dan Virus bisa disematkan ke dalam smartphone melalui aplikasi, dimana keduanya dapat dimanfaatkan oleh pihak pengembang untuk melakukan peretasan atau hacking terhadap akun, atau smartphone. Anda pasti tidak ingin jika kendali ponsel atau akun media sosial anda diambil alih oleh orang lain, bukan?


3. Pencurian Data Informasi

Biasanya, sebelum aplikasi tersebut ter-instal, pengguna akan diminta untuk mengijinkan aplikasi tersebut mendapatkan akses ke kontak, media, atau rekaman telepon pengguna. Mengijinkan aplikasi tersebut mengakses semua data pribadi, sama halnya mengijinkan seseorang yang tidak dikenal mengakses masuk ke dalam rumah atau kamar pribadi anda.

4. Spionase atau Mata-mata

Hal ini berkaitan dengan poin sebelumnya, yakni pihak pengembang aplikasi dapat dengan mudah mengakses semua data pribadi anda, termasuk riwayat browsing, percakapan, dan file pribadi anda.

Kabar Bahagia, Berkat Google, Nyamuk di Negara Ini Populasinya Berkurang 80 Persen
Halaman:
  • Penulis: Tino Aditia

Rekomendasi

 

Berita Terkait