Jitunews.Com
7 Maret 2021 09:46 WIB

Mahfud Bandingkan KLB Demokrat dengan Konflik PKB, Herzaky: Penjelasannya Berputar-putar

Herzaky mengatakan bahwa kisruh KLB tidak bisa dibandingkan dengan konflik PKB pada zaman pemerintahan Presiden SBY.

Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat (dok. jitunews)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menko Polhukam Mahfud MD turut menanggapi Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat yang terjadi Deli Serdang, Sumatera Utara beberapa waktu yang lalu. Ia menyebut bahwa KLB tersebut tidak ada masalah hukum karena belum ada pelaporan resmi terkait hal tersebut.

Mahfud juga menyinggung sikap pemerintah terhadap konflik Partai Demokrat. Ia mengatakan bahwa pemerintah bersikap seperti sikap SBY saat terjadi konflik dengan PKB beberapa tahun silam. Ia menyebut saat itu SBY tidak campur tangan dalam konflik PKB.

Sementara itu, Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra menilai tanggapan Mahfud terkait kisruh KLB Partai Demokrat sangat bertele-tele.



Moeldoko Disebut Ambisius Jadi Presiden 2024, Pakar: Belajarlah dari Fahri Hamzah dan Amien Rais

"Penjelasan Prof. Mahfud terlalu berputar-putar, padahal permasalahan ini sangat simpel," kata Herzaky dalam keterangannya, Minggu (7/3/2021).

Herzaky mengatakan bahwa kisruh KLB tidak bisa dibandingkan dengan konflik PKB pada zaman pemerintahan Presiden SBY. Ia mengatakan konflik PKB hanya melibatkan kader internal, sementara kisruh KLB Partai Demokrat melibatkan pihak luar yakni Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko.

"Friksi partai-partai lain sebelum ini, tidak ada pembantu presiden, anggota kabinet yang bukan anggota partai politik tersebut, yang terlibat. Kini, dalam kasus GPK-PD, ada sosok Kepala Staf Presiden Moeldoko, yang nyata-nyata bukan anggota Partai Demokrat, dan baru dijadikan anggota secara paksa dalam KLB dagelan itu," jelasnya.

 

Istana Diam Soal Moeldoko Kudeta Demokrat, Pengamat: Jadi Indikasi Kuat Adanya Restu
Halaman:
  • Penulis: Trisna Susilowati

Rekomendasi

 

Berita Terkait