Jitunews.Com
28 Februari 2021 13:30 WIB

Ulama Dihina di Rezim Jokowi, Tengku Zul: Zaman Orde Lama Hanya PKI dan Anteknya yang Berani

Zul penasaran mengenai sosok yang menyudutkan ulama maupun MUI di rezim saat ini.

Wakil Wasekjen MUI, Ustadz Tengku Zulkarnain (Dakwatuna.com)

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Ustad Tengku Zulkarnain menyesalkan banyaknya hinaan maupun hujatan kepada ulama, ormas Islam dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) di masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo.

Mantan Wasekjen MUI itu menjelaskan, penghinaan terhadap ulama dan ormas Islam hanya terjadi pada era orde lama. Dia pun penasaran mengenai sosok yang menyudutkan ulama maupun MUI di rezim saat ini.

“Dulu di zaman Orde Lama, hanya PKI dan anteknya yang berani menghina ulama, Ormas Islam, dan partai-partai Islam. Setelah itu tidak ada hujatan terhadap Ulama dan Ormasy Islam, dll,” cuitnya lewat akun Twitter @ustadtengkuzul, dikutip Minggu (28/2).



Kecewa dengan Izin Investasi Miras, MUI: Pemerintah Terapkan Sistem Ekonomi Liberalisme Kapitalisme

“Tiba-tiba di rezim ini menjamur hinaan dan hujatan terhadap Ulama dan Ormasy Islam dan MUI. Siapa mereka?” tuntas Zul.

Selain itu, Tengku Zulkarnain juga heran dengan pihak-pihak yang menggugat status MUI. Dia pun membeberkan sejarah berdirinya MUI.

“MUI berdiri tahun 1975 diprakarsai 10 Ormasy Islam nasional seperti NU, Muhammadiyah, Mathla'ul Anwar, Perti, Persis, Ittihadiyah, al Washliyah dll. Terpilih Ketua Umum Pertama Buya Hamka, bukti Pemerintah Orde Baru tidak ikut mengatur,” jelas Zul.

“Anehnya baru sekarang status MUI digugat. Why?,” tanya dia.

Pemerintah Buka Keran Investasi Miras, Tengku Zul Minta Maruf Amin dan MUI Bersuara
Halaman:
  • Penulis: Iskandar

Rekomendasi

 

Berita Terkait