Jitunews.Com
21 Januari 2021 19:00 WIB

Fadli Zon Bikin Puisi 'Negeri di Tepi Jurang', PDIP: Sebaiknya Menjauhi Narasi Kutukan

Politikus PDIP, Hendrawan Supratikno menanggapi puisi berjudul 'Negeri di Tepi Jurang' yang dibuat oleh Fadli Zon

Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno. (Istimewa)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Politikus PDIP, Hendrawan Supratikno menanggapi puisi berjudul 'Negeri di Tepi Jurang' yang dibuat oleh Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon. Menurutnya, lebih baik tidak menggunakan narasi kutukan dan pesimisme.

"Soal bencana dan jurang, sebaiknya kita menjauhi dari narasi kutukan dan pesimisme. Ini justru panggilan agar kita semakin kuat bersatu dan arif di masa penuh tantangan ini," kata Hendrawan kepada wartawan, Kamis (21/1).

Perihal utang yang disinggung Fadli Zon dalam puisi, Hendrawan mengatakan bahwa Komisi XI selalu mengawasi transparansi dalam manajemen utang.



Andi Arief Singgung Jokowi Tak Nginap di Lokasi Bencana, Dewi Tanjung Ungkit SBY Saat Jadi Presiden

"Soal utang, misalnya. Komisi XI selalu mengawasi penerapan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam manajemen utang, sekaligus mendorong perbaikan pengelolaan penerimaan pajak. Sejumlah indikator tentang manajemen utang terus kami monitor. Jadi tidak ugal-ugalan seperti yang dibayangkan dalam eksotika puisi," katanya.

Hendrawan menilai hal yang wajar Fadli berekspresi lewat puisi.

"Sebagai ekspresi estetis, puisi pamflet seperti itu wajar-wajar saja. Dulu Rendra lebih galak. Insting puitika tidak selalu sejalan dengan kajian logika," ucap Hendrawan.

Gibran Rakabuming Resmi Ditetapkan Sebagai Wali Kota Solo Terpilih
Halaman:
  • Penulis: Aurora Denata

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita