Jitunews.Com
20 Januari 2021 08:31 WIB

Tinjau Lokasi Gempa Bumi di Mamuju, Jokowi Instruksikan Perbaikan Rumah dan Bangunan

Jokowi beharap bantuan Pemerintah Pusat dapat membantu pemulihan kegiatan ekonomi dan pemerintahan agar kembali normal.

Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meninjau lokasi bencana gempa bumi di Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Selasa (19/1/2020). (Kementerian PUPR)

MAMUJU, JITUNEWS.COM - Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa pemerintah pusat akan membangun kembali gedung-gedung pemerintahan yang rusak dan roboh akibat gempa di Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar). Hal tersebut ia sampaikan saat meninjau lokasi bencana gempa bumi pada Selasa (19/1/2021).

"Untuk rumah penduduk yang roboh, Pemerintah Pusat akan ikut membantu, akan didata untuk yang rusak berat akan dapat bantuan sebesar Rp50 juta, rusak sedang Rp 25 juta, rusak ringan Rp10 juta," kata Presiden.

Jokowi memastikan bahwa proses evakuasi, bantuan kepada masyarakat, logistik pengungsi dan tenda pengungsi terkelola dengan baik. Ia juga beharap bantuan Pemerintah Pusat dapat membantu pemulihan kegiatan ekonomi dan pemerintahan agar kembali normal.



Sindir Kunjungan Jokowi ke Posko Pengungsian Korban Banjir di Kalsel, Andi Arief: Seperti Capung Nemplok Gak Kuasai Massa

Pada kesempatan yang sama, Menteri Basuki menyatakan, bahwa untuk menjamin keamanan, semua bangunan akan diaudit teknis kelayakannya khususnya bangunan pemerintah dan perumahan yang masih berdiri.

"Audit bertujuan untuk menentukan masih layak atau tidak bangunan meskipun terlihat kasat mata sekilas masih bagus. Jika masih layak untuk digunakan, maka cukup direnovasi sedikit," ujarnya.

Lebih lanjut, Menteri Basuki mengatakan bahwa hasil audit akan menjadi data untuk program penanganan rehabilitasi dan rekonstruksi untuk mempercepat pemulihan ekonomi di Sulbar.

Sebagai upaya penanganan darurat bencana gempa di Sulbar, Kementerian PUPR telah mengerahkan alat berat untuk memulai pembersihan puing-puing bangunan di Kabupaten Mamuju dan Majene yang kondisinya paling parah. Alat berat yang telah dikerahkan berupa 9 excavator, 1 unit backhoe loader, 1 unit dozer, 1 unit tronton, 5 unit dump truck, dan 1 unit mobil crane.

Selain itu, Kementerian PUPR juga mengerahkan sarana dan prasarana air bersih dan sanitasi bagi pengungsi dan masyarakat terdampak, mencakup 6 unit Mobil Tangki Air, 30 unit tangki air, 1 unit mobil toilet, dan 10 unit tenda darurat.

 

4 Relawan PMI di Mamuju Terpapar Corona Meski Terapkan Prokes Ketat, Ternyata Ini Penyebabnya
Halaman:
  • Penulis: Trisna Susilowati

Rekomendasi

 

Berita Terkait