Jitunews.Com
12 Januari 2021 11:30 WIB

Harga Kedelai Melambung, Fahri: Mumpung Pandemi, Stop Impor

Saat ini harga kedelai yang dibeli perajin dari importir mengalami lonjakan

Fahri Hamzah. (dpr.go.id)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Saat ini harga kedelai yang dibeli perajin dari importir mengalami lonjakan. Wakil Ketua Umum Partai Gelora, Fahri Hamzah, menyarankan untuk menghentikan impor kedelai.

"Mumpung pandemi, stop import. Mari tanami setiap jengkal tanah kosong kita @PerekonomianRI @kementan," ujar Fahri melalui akun Twitternya, Selasa (12/1).

Seperti diketahui, pada Maret-April 2020 harga kedelai masih Rp6.100-6.500 per Kg, sekarang menjadi Rp9.300-9.800/Kg.



Pemerintah Impor 3,7 Juta Ton Garam, Fahri: Itu Mengimpor Air Laut

"Jadi bapak dan ibu, sekarang ini harga kedelai itu US$ 13 per rumpumnya, dan ini adalah harga tertinggi dalam 6 tahun terakhir," kata Menteri Perdagangan (Mendag), Muhammad Lutfi, dalam konferensi pers virtual, Senin (11/1).

Hal itu disebabkan tingginya permintaan kedelai di pasar global saat kapasitas produksi menurun.

"Ada gangguan cuaca La Nina di Latin Amerika yang menyebabkan basah di Brazil dan Argentina, yang kedua diperparah dengan Argentina yang mengalami aksi mogok. Jadi kalau kemarin itu mogoknya di sektor distribusi, sekarang ini mogoknya di pelabuhan. Jadi yang satu berhenti yang satu mulai. Yang satu mulai, yang satu berhenti. Jadi ini menjadi gangguan tersendiri, sedangkan di Argentina itu dibawa pakai kapal melewati sungai dan keluar di Brasil untuk pengapalan," ujarnya.

Optimis di Tengah Pandemi, Fahri: Global Trade Akan Surut, Lalu Ekonomi Domestik yang Naik
Halaman:
  • Penulis: Aurora Denata

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita