Jitunews.Com
24 November 2020 17:45 WIB

AS Akan Tetap Dukung Vietnam dan Filipina dalam Sengketa Laut China Selatan

Robert O'Brien menegaskan bahwa AS akan terus berkomitmen dalam mendukung Vietnam dan Filipinan menghadapi ancaman China di Laut China Selatan

Ilustrasi Sejumlah kapal perang di Laut China Selatan (voa)

WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Salah satu penasihat keamanan nasional Presiden Donald Trump, Robert O'Brien menegaskan bahwa pihaknya sangat berkomitmen mendukung Filipina dan Vietnam dalam isu klaim teritorial China di wilayah perairan yang kaya akan sumber energi, Laut China Selatan.

Kedua negara, Vietnam dan Filipina, sudah sejak lama terlibat sengketa wilayah perairan Laut China Selatan yang mana Beijing mengklaim 90 persen wilayah tersebut adalah teritorial mereka.

"Pesan kami adalah kami akan terus ada di sini, kami ada dibelakang anda, dan tidak akan pernah pergi," kata O'Brien, dikutip Russia Today, Selasa (24/11).



Mayoritas Simpatisan Partai Republikan Ingin Trump untuk Nyapres Lagi Tahun 2024 Mendatang

O'Brien menambahkan bahwa sumber daya yang terkandung di Laut China Selatan yang masuk di dalam zona ekonomi eksklusif Filipina adalah milik rakyat Filipina dan generasi mereka selanjutnya di masa depan.

"Laut China Selatan tidak menjadi milik sejumlah negara tertentu hanya karena mereka lebih besar daripada Filipina," tambahnya.

Hubungan antara AS dengan China beberapa tahun ini semakin memburuk, terutama sejak kedua negara terlibat perang dagang pada 2018 lalu dan diperparah dengan situasi pandemi yang terjadi pada akhir tahun 2019, dimana AS terus menerus menekan China.

Miliarder Norwegia Ini Prediksi Gelombang Kebangkrutan Global Bakal Terjadi pada Tahun 2021
Halaman:
  • Penulis: Tino Aditia

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita