Jitunews.Com
19 November 2020 16:26 WIB

BSSN: Ada Banyak Penyebab Kebocoran Data Pribadi

Penyebab kebocoran dari yang mulai rendah yaitu physical actions seperti pencurian berkas

Penggunaan internet. (Pixabay)

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Maraknya pencurian data pribadi di ruang digital adalah isyarat agar masyarakat bijak dalam menggunakan internet.

Direktur Proteksi Ekonomi Digital Badan Siber & Sandi Negara, Anton Setiyawan mengatakan ada beberapa faktor penyebab kebocoran data pribadi.

“Penyebab kebocoran dari yang mulai rendah yaitu physical actions seperti pencurian berkas hanya 4 persen, kemudian unauthorized use itu 8 persen, malware 17 persen, social engineering 22 persen, human error 22 persen dan yang teringgi adalah criminal hacking 45 persen,” kata Anton, Kamis (19/11).



Pahami Ini Sebelum Jualan Online

Dia mengatakan untuk menghindari pencurian data pribadi ada beberapa kiat yang bisa dilakukan.

Kiat pertama yaitu membatasi informasi pribadi. “Kita batasi ketika melakukan interaksi, tidak bisa dihindarkan kalau kita bahwa ketika aplikasi ketika melakukan transaksi elektronik itu tidak bisa dihindarkan bahwa informasi pribadi yang harus dibatasi,” tuturnya.

Kiat yang kedua adalah saring sebelum sharing. Sebelum belanja di marketplace diminta untuk sharing terlebih dahulu.

“Ini bagian kemampuan kita melakukan literasi mengolah informasi sehingga tidak main menyebarkan saja,” kata dia.

Kiat selanjutnya adalah password adalah kunci oleh karena itu, password yang dimiliki jangan sampai diketahui orang lain.

“Dia kunci tidak boleh dipinjamkan, jangan sampai hilang dan harus dilindungi terus,” tuturnya.

Kemudian perbarui software dan aplikasi. “tentunya bagi organisasi ini juga harus dipikirkan, dalqm membangun sistem kadang kita tidak memikirkan dan mempertimbangkan hal ini. Hal ini yang sering digunakan oleh orang untuk membuka data pribadi kita,” jelasnya.

Kiat selanjutnya adalah enskripsi data rahasia dan sensitif, kemudian terapkan otentikasi berlapis. Dan kiat yang terakhir yaitu tingkatkan literasi dan kesadaran keamanan.

“Kemudian terapkan Otentikasi berlapis ini adalah bagian bagaimana kita membendung. Bapak ibu bisa bayangkan kalau data pribadi sudah bocor data kita sudah terungkap ke publik dan susah untuk dikembalikan,” pungkasnya.

YLKI Dorong Pemerintah dan DPR Segera Sahkan UU PDP
Halaman:
  • Penulis: Khairul Anwar

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita