Jitunews.Com
22 Oktober 2020 21:30 WIB

Jerinx Minta Stop Prosedur Rapid Test untuk Ibu Hamil

Jerinx mengatakan bahwa banyak ibu hamil yang menjadi korban akibat rapid test.

Jerinx (Ist)

DENPASAR, JITUNEWS.COM - Jerinx SID berharap syarat rapid test untuk ibu hamil dihapuskan. Jerinx menilai syarat rapid test untuk ibu hamil bisa merugikan.

"Sidang yang Selasa kemarin kan kami menghadirkan saksi korban dari Mataram ya. Ya kasus itu bukan cuma satu, dua kali. Banyak banget di Indonesia dan sampai sekarang pun ibu hamil masih di-rapid," kata Jerinx kepada wartawan usai jalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Kamis (22/10).

"Saya sih cuma berharap agar syarat rapid itu, terutama untuk ibu-ibu hamil itu, sudah darurat tuh, agar tidak usahlah," lanjutnya.



Sang Istri Ikut Mobil Tahanan, Jerinx Sebut Jaksa Mengizinkan

Jerinx mengatakan bahwa banyak ibu hamil yang menjadi korban akibat rapid test.

"Gitu karena korban sudah jelas-jelas ada dan sehari itu di Indonesia ada ribuan ibu hamil bayangkan itu. kan nggak semua terdeteksi oleh media harapan saya itu aja semoga ibu hamil stop dites rapid untuk itu," ujar Jerinx.

Sebelumnya, pada sidang Selasa (20/20), penasihat hukum Jerinx menghadirkan salah satu ibu hamil bernama Gusti Arianti yang kehilangan bayinya karena prosedur rapid test.

Gusti Arianti mengatakan bahwa dia akan menjalani persalinan di salah satu RS di Mataram, NTB. Ia bercerita bahwa pihak rumah sakit memintanya rapid test terlebih dahulu, padahal pada saat itu kondisi ketuban dia sudah pecah sehingga anak yang dikandungnya meninggal.

Tahu Pemesan Pasal yang Bikin Ia Ditahan, Jerinx: Yang Jelas Bukan Personal
Halaman:
  • Penulis: Aurora Denata

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita