Jitunews.Com
22 Oktober 2020 17:45 WIB

Perwakilan Buruh Titip Surat untuk Jokowi ke KSP, Apa Isinya?

Arif juga menyampaikan bahwa rancangan UU Cipta Kerja cacat prosedur.

Joko Widodo (Istimewa)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pihak Kantor Staf Presiden (KSP) menerima perwakilan massa buruh yang melakukan unjuk rasa penolakan UU Cipta Kerja. Perwakilan buruh bertemu dengan Deputi IV Kepala Staf Kepresidenan, Juri Ardiantoro.

"Kami itu berharap untuk diterima presiden. Kan semua juga kalau presiden mendengarkan bisa langsung kan. Ya kalau masalah puas jelas kami tidak puas," kata Ketua Umum LEM SPSI, Arif Minardi, kepada wartawan, Kamis (22/10).

Arif mengatakan bahwa ia telah menitipkan surat kepada Presiden Joko Widodo. Ia meminta UU Cipta Kerja dibatalkan.



Arief Poyuono: UU Ciptaker Sudah Ditunggu Pencari Kerja dan Investor

"Isi suratnya permintaan kepada presiden untuk membatalkan UU Cipta Kerja melalui Perppu. Alasannya kita kasih analisanya, di isi surat itu intinya mulai dari kronologi UU 13 sampai di sahkan kemudian ada argumen hukum, dasar hukumnya, ada analisa, ada kesimpulan," ujarnya.

Arif juga menyampaikan bahwa rancangan UU Cipta Kerja cacat prosedur.

"Termasuk untuk minta evaluasi kepada para menterinya bahwa menjalankan pemerintahan tidak sesuai dengan perundang-undangan, sehingga gaduh seperti ini. Itulah akibat dari itu, kira-kira gitulah. Pandemi ini juga harusnya mereka bersama-sama dulu mengatasi pandemi ini," kata Arif.

 

Ruhut: Joko Widodo Namanya Harum di Dalam dan Luar Negeri
Halaman:
  • Penulis: Aurora Denata

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita