Jitunews.Com
22 Oktober 2020 04:30 WIB

Soal Kepemimpinan, Wapres Maruf Amin: Tidak Ada Dua Matahari

Menurutnya, tugas wakil presiden adalah membantu presiden dalam menjalankan program yang diprioritaskan.

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'ruf Amin. (Istimewa)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin enggan disebut sebagai pelengkap kepemimpinan Presiden Joko Widodo. Dia pun tak ingin menjadi pesaing presiden karena menurutnya matahari hanya ada satu.

Menurutnya, tugas wakil presiden adalah membantu orang nomor satu negara dalam menjalankan program yang diprioritaskan selama masa kepemerintahan.

"Sesuai dengan aturan, konstitusi, wakil presiden itu kan membantu presiden. Karena itu maka apa yang dilakukan presiden, kemudian wapres membantu. Membuat kebijakan-kebijakan, melalui penetapan-penetapan di sidang-sidang kabinet melalui diskusi khusus,” kata Ma'ruf Amin menjawab pertanyaan Najwa Shihab dalam sebuah wawancara ekslusif di kanal YouTube, Selasa (20/10).



Satu Tahun Kepemimpinan, Puan Minta Jokowi-Maruf Usaha Lebih Keras

“Nantinya yang keluar kebijakan itu nantinya tentu presiden. Tidak ada dua matahari. Jadi wapres adalah membantu presiden di dalam semua kegiatan yang menjadi prioritas,” imbuhnya.

Akan tetapi, Ma’ruf juga tak menutup kemungkinan dirinya diamanahi presiden untuk menjalankan tugas khusus. Sejauh ini, dia mengaku sudah dipercayai untuk menangani persoalan kemiskinan, radikalisme dan pembangunan di tanah Papua.

“Kecuali ada penugasan-penugasan khusus yang diberikan kepada presiden, misalnya soal kemiskinan, UMKM, stunting, reformasi birokrasi, ekonomi syariah, radikalisme, dan terakhir ini saya diminta untuk pembangunan Papua. Jadi banyak hal yang secara khusus yang kemudian ditugaskan kepada saya. Begitu pembagiannya,” jelas ketua umum MUI non-aktif itu.

Ketemu PM Jepang, Jokowi Ngutang Lagi
Halaman:
  • Penulis: Iskandar

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita