Jitunews.Com
28 September 2020 20:19 WIB

Paslon Pilkada Abai Protokol Covid-19, Bamsoet: KPU dan Bawaslu Harus Berikan Sanksi Tegas

Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) mendorong Komisi Pemilihan Umum (KPU) bersama badan pengawas pemilu (Bawaslu) untuk tegas melaksanakan PKPU No.13 tahun 2020.

Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo (Istimewa)

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Pelanggaran protokol kesehatan Covid-19 masih tetap terjadi di sejumlah daerah dalam kegiatan kampanye pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020.

Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) mendorong Komisi Pemilihan Umum (KPU) bersama badan pengawas pemilu (Bawaslu) untuk tegas melaksanakan PKPU No.13 tahun 2020.

“Kendati demikian tidak mengenyampingkan sisi kemanusiaan dalam menindak dan memberikan sanksi kepada setiap pelanggar protokol kesehatan tersebut,” ujar Bamsoet di Jakarta, Senin (28/9/2020).



Kelompok Pendukung Risma Bermunculan, Ini Komentar Wanita Emas

Politisi Partai Golkar ini mendorong agar dalam pengawasan kampanye Pilkada 2020, Bawaslu sebaiknya melakukannya secara konsisten dan sinergis bersama para pihak yang mempunyai otoritas.

“Hal ini mengingat masa kampanye yang cukup panjang yakni 71 hari berpotensi terjadinya kembali pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan oleh sejumlah pihak,” tuturnya.

KPU juga didorong agar dapat membuat regulasi yang mengatur mekanisme Pilkada ditengah pandemi secara tegas dan konsisten, mengingat penyelenggara dan pengawas dinilai kesulitan mengendalikan mobilisasi massa dan arak-arakan sejak awal pelaksanaan Pilkada serentak.

”Saya juga mengimbau kepada para paslon agar membuat inovasi dengan memanfaatkan teknologi digital dalam berkampanye serta tetap mematuhi protokol kesehatan dan aturan yang berlaku selama masa kampanye, guna mencegah terjadinya kluster baru Covid-19 selama Pilkada serentak,” pungkasnya.

Mengharapkan Presiden Jokowi Menegur Ahok Adalah Sebuah Ilusi
Halaman:
  • Penulis: Khairul Anwar

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita