Jitunews.Com
19 September 2020 10:11 WIB

Cara Mudah Budidaya Kutu Air Pakan Alami Ikan Cupang

Budidaya kutu air banyak dipilih karena tak perlu mengeluarkan modal besar.

Kutu air (Info Ikan)

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Kutu air ternyata bisa digunakan sebagai pakan alami ikan. Terlebih bagi anak ikan atau burayak yang meliputi ikan cupang, guppy, ikan molly, benih ikan lele, gurami, nila dan sebagainya.

Kutu air diketahui menjadi makanan alami terbaik. Hal itu berkat kandungan protein yang cukup tinggi, yakni sekitar 66 persen. Sedangkan rendah kandungan lemak tergolong rendah, yaitu 6 persen. Komposisi zat tersebut dinilai bagus bagi pertumbuhan ikan.

Pembudidayaan kutu air semakin marak dilakukan sampai saat ini. Sebab, tak perlu mengeluarkan modal besar untuk mewujudkannya. Dilansir dari website resmi DKKP Kabupaten Buleleng, berikut langkah-langkah yang bisa diterapkan dalam budidaya kutu air.



Revolusi Industri 4.0, KKP Dorong Sentra Budidaya Lele Berbasis Digital

1. Sediakan Kol

Pilih kol yang hampir membusuk dan dapat diperoleh di pasar dengan mudah. Kol yang sudah membusuk dinilai lebih mudah mendatangkan kutu air dibandingkan memakai kol yang masih segar.

2. Pakai wadah sesuai kebutuhan

Penggunaan wadah dalam budidaya kutu air disesuaikan dengan banyaknya budidaya yang akan dilakukan. Misal, untuk menyediakan makanan ikan milik sendiri atau ada rencana untuk dijual.

Sebagai wadah budidaya, penggunaan drum, baskom atau membuat kolam dari terpal bisa menjadi pilihan tepat. Hal yang lebih ditekankan dari wadah adalah memiliki lebar dan panjang, bukan tinggi.

3. Isi dengan air

Masukkan air yang sudah diendapkan ke wadah. Pengisian air tidak bisa dilakukan asal-asalan. Isi air secukupnya, sebaiknya tidak terlalu tinggi atau penuh dikarenakan tidak bagus untuk kutu air.

4. Masukkan kol

Kol yang sudah didapatkan dicuci terlebih dahulu sampai bersih dari kotoran yang ada. Masukkan kol yang sudah dicuci tersebut ke wadah.

5. Hindarkan dari sinar matahari langsung

Intensitas sinar matahari perlu diperhatikan. Wadah budidaya kutu air mesti dihindarkan dari sinar matahari langsung karena akan mengacaukan proses perkembangan dan pertumbuhan bibit kutu air.

6. Tutup wadah

Agar lebih aman, tutup wadah budidaya tersebut demi mencegah risiko menjadi sarang nyamuk dan berisi larva nyamuk. Meski di sisi lain, ada keuntungan bahwa larva nyamuk adalah tambahan makanan juga bagi burayak.

7. Diamkan kol di wadah satu minggu

Dalam masa itu, kol akan membusuk dan air akan berubah menjadi hijau kehitaman karena kotoran dari kol. Tapi jika dibiarkan, air akan menjadi jernih kembali karena terjadi proses pengendapan.

Kotoran dari kol akan turun dan air akan tampak bening kembali. Saat itulah ribuan kutu air berenang bisa terlihat jelas.

Demikian langkah-langkah budidaya kutu air sebagai pakan alami ikan tawar. Selamat mencoba!

KKP Kerja Sama Kawasan Perikanan Budidaya Berkelanjutan di Utara Suawesi
Halaman:
  • Penulis: Iskandar

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita