Jitunews.Com
14 September 2020 14:15 WIB

ByteDance Tak Akan Jual TikTok kepada Microsoft

Perusahaan teknologi asal China, ByteDance menyatakan bahwa aplikasi TikTok tidak akan dijual kepada Microsoft

TikTok (istimewa)

BEIJING, JITUNEWS.COM - Perusahaan teknologi asal China, ByteDance, menyatakan bahwa pihaknya tidak akan menjual aplikasi TikTok yang beroperasi di AS kepada Microsoft.

"ByteDance memberi tahu kita hari ini bahwa mereka tidak akan menjual operasi TikTok di AS kepada Microsoft. Kami yakin hal ini bagus untuk para pengguna, dan bagi kepentingan perlindungan keamanan nasional. Dengan ini, kami akan membuat perubahan yang signifikan untuk memastikan layanan kami telah sesuai dengan standar keamanan, privasi, dan keamanan digital tertinggi," kata ByteDance dalam sebuah pernyataan tertulis dikutip dari Sputniknews pada Senin (14/9).

Keputusan ByteDance menolak Microsoft tersebut membuat perusahaan teknologi Oracle menjadi kandidat utama yang akan membeli aplikasi TikTok untuk pasar AS.



AS Prihatin Soal Penahanan Aktivis Pro Demokrasi Hong Kong di China Daratan

Mengutip dari seorang sumber anonim, kantor berita Reuters melaporkan bahwa ByteDance sendiri telah memilih Oracle untuk menjalankan operasi TikTok di Amerika Serikat. Oracle sendiri merupakan perusahaan teknologi mulitinasional yang berbasis di AS. Mereka diketahui memiliki linsensi database software TikTok.

Sebelumnya, pada bulan Agustus lalu Presiden AS Donald Trump mengancam akan memblokir penggunaan aplikasi TikTok di AS jika ByteDance tidak menjual ijin operasi TikTok kepada perusahaan teknologi asal AS sebelum 15 September. Trump menilai TikTok mengancam keamanan nasional AS.

Susul Uni Emirat Arab, Bahrain Ikut-ikutan Normalisasi Hubungan dengan Israel
Halaman:
  • Penulis: Tino Aditia

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita