Jitunews.Com
11 September 2020 16:15 WIB

Lion Air Khawatir PSBB DKI Jakarta Berimbas pada Industri Penerbangan

Lion Air khawatir jika sejumlah daerah lain juga memberlakukan aturan PSBB seperti DKI Jakarta sehingga berdampak terhadap jumlah permintaan konsumen

pesawat lion air tipe airbus ()

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Direktur Utama Lion Air Group Edward Sirait berharap diberlakukannya kembali aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) DKI Jakarta mulai 14 September mendatang tidak terlalu berdampak ke industri penerbangan.

Edward mengaku khawatir jika kebijakan PSBB Jakarta juga akan diikuti oleh daerah lain, sehingga hal tersebut memungkinkan akan terjadinya penutupan akses dari dan menuju ke sebuah wilayah.

“Dilihat dari kebijakan daerah lain juga, itu baru akan mempengaruhi kinerja penerbangan. Jika tidak diikuti daerah lain paling pengetatan protokol. Kita tetap menanti rinciannya (aturan),” kata Edward dalam siaran pers di Jakarta, Jumat (11/9) dilansir dari Antaranews.



Jakarta Lockdown Lagi, Satgas Penanganan Covid-19: Harus Terima Kenyataan

Dia mengaku sejauh ini masih menunggu informasi detail terkait adanya penutupan penerbangan sebagai dampak dari kebijakan PSBB DKI Jakarta tersebut.

"Sampai saat ini belum mendapat informasi, tapi kami menganalisis dari PSBB yang awal dulu. Jadi yang kita lihat kebijakan-kebijakan antardaerahnya akan saling mempengaruhi enggak, itu kan faktor orang akan melakukan perjalanan atau mengurungkan niatnya. Ya mudah-mudahan enggak ada (dampaknya). Hanya saja mungkin pengetatan protokol-protokol kesehatan yang dijalankan,” katanya.

Jika nantinya tingkat permintaan mengalami penurunan, maskapai tentunya akan melakukan sebuah penyesuaian salah satunya dengan melakukan pengurangan rute yang terdampak.

Edward juga menjelaskan bahwa selama situasi pandemi ini, rata-rata tingkat okupansi penumpang tidak lebih dari 70 persen jika dibandingkan tahun 2019 lalu atau sebelum terjadinya wabah Covid-19.

”Untuk Lion Air sendiri, load factor penumpang pesawat rata-rata masih berada di bawah 70 persen,” kata Edward.

 

Penumpang Bercanda soal Bom, Polisi Jepang Langsung Gelar Investigasi
Halaman:
  • Penulis: Tino Aditia

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita