Jitunews.Com
28 Agustus 2020 04:15 WIB

Ahok Berniat Bubarkan Pertamina Jika Rugi, Begini Respons Ombudsman

Ida menilai pernyataan Ahok terkait pembubaran BUMN migas itu dapat berpotensi maladministrasi.

(Tempo.co)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Anggota Ombudsman RI Laode Ida menyoroti pernyataan Komisaris Utama PT Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang menyebut akan membubarkan Pertamina jika merugi.

Ida menilai pernyataan tersebut dapat berpotensi maladministrasi. Sebab, substansi ujaran Ahok bertentangan dengan pasal 33 UUD 1945.

Diketahui, pasal itu menerangkan bahwa bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.



Pertamina Rugi, PKS: Ahok Tak Punya Prestasi Membanggakan

"Pernyataan Ahok, 'Pertamina akan dibubarkan jika rugi' berpotensi maladministrasi. Karena di dalamnya (Pertamina) dikuasai negara, dan juga dipergunakan untuk kepentingan publik dan masyarakat luas," ujar Laode dalam pernyataan tertulis di Jakarta, Kamis (27/8).

Menurut Laode, Pertamina adalah BUMN yang menguasai hajat hidup orang banyak, seperti PLN. Jika PLN di bidang listrik, maka Pertamina mengkhususkan di bidang energi minyak dan gas.

"Posisinya sama dengan PT PLN yang dibentuk dengan kekhususan untuk memberikan pelayanan hajat hidup atau kebutuhan dasar di bidang kelistrikan," jelas Laode.

Konsumsi BBM Kembali Tumbuh, Pertamina Tingkatkan Layanan dengan Bright Store
Halaman:
  • Penulis: Iskandar

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita