Jitunews.Com
12 Agustus 2020 19:41 WIB

Aksi Penyerangan Habib di Solo, Pengacara Sebut Tersangka Hanya Simpatisan

Pengacara mengaku belum tahu ada otak dari aksi penyerangan di Solo

Ilustrasi Tahanan. Sumber gambar: cdn.skim.gs ()

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pihak kepolisian telah mengamankan lima orang terkait aksi penyerangan acara doa nikah di kediaman keluarga Habib Umar Assegaf di Solo, Jawa Tengah. Empat orang sudah dinyatakan sebagai tersangka, sementara yang satu masih dilakukan pendalaman.

Sementara itu, kuasa hukum empat tersangka tersebut, Hery Dwi Utomo mengatakan bahwa aksi penyerangan tersebut dilakukan secara spontan dan tidak melibatkan kelempok tertentu.

"Itu tidak ada kelompok tertentu. Itu masyarakat campur, pengajian sana, oknum masjid sini, oknum masjid sini. Kalau kelompok kan berarti ada pimpinannya yang mengerakkan. Tetapi itu sembarang orang lewat itu, natural, mengalir, spontan saja," kata Hery seperti dilansir detikcom, Rabu (12/8/2020).



Kecam Aksi Penyerangan Habib di Solo, Banser dan GP Ansor Turun Tangan

Hery mengaku belum tahu ada orang yang menggerakan di balik aksi penyerangan tersebut. Ia hanya mengatakan bahwa tersangka adalah simpatisan.

"Dilihat dari perannya, tersangka hanya simpatisan," lanjutnya.

Sebelumnya, sekelompok massa memaksa acara hajatan di kediaman keluarga Habib Umar Assegaf dibubarkan. Mereka menuding acara tersebut adalah acara keagamaan yang sesat. Kelompok tersebut berteriak "Allahuakbar, bubar, kafir. Syiah bukan Islam, Syiah musuh Islam, darah kalian halal bunuh".

Kelompok tersebut juga terlihat merusak sejumlah mobil di tempat kejadian. Bahkan ada anggota keluarga Habib Umar Assegaf yang terluka lantaran dipukuli secara beramai-ramai.

 

Kecam Serangan Intoleran di Solo, Menag: Tolong Intensifkan Dialog!
Halaman:
  • Penulis: Trisna Susilowati

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita