Jitunews.Com
12 Agustus 2020 14:12 WIB

Dinasti Politik di Indonesia Terkesan Dipaksakan, Pengamat: Gibran dan Bobby Tak Pernah Berdarah-darah di Politik

Pengamat sebut dinasti politik di Indonesia semakin nyata dan terkesan dipaksakan

Gibran Rakabuming Raka (Istimewa)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pengamat Politik dari Universitas Al-Azhar, Ujang Komarudin menilai dinasti politik di Indonesia semakin nyata dan terkesan dipaksakan. Hal tersebut ia sampaikan usai anak Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka maju di Pilkada Solo. Sementara menantu Jokowi, Bobby Nasution maju di Pilkada Medan.

"Boleh dikatakan itu masuk kategori politik dinasti. Karena yang didorong dari keluarga sendiri. Apalagi anak kandung dan anak mantu," kata Ujang seperti dilansir detikcom, Rabu (12/8/2020).

Ia pun mengatakan bahwa dinasti politik di Indonesia berbeda dengan negara lain. Pasalnya Gibran Rakabuming Raka dan Bobby Nasution tidak memiliki latar belakang di dunia politik.



Dukung Gibran Rakabuming di Pilkada Solo, Ini Alasan PAN

"Dinasti politik di negara lain pun ada. Namun dinasti politik di Indonesia terlalu dipaksakan. Tak melihat kualitas yang dicalonkan. Kita tahu, Gibran dan Bobby tak pernah aktif di partai politik," ujarnya.

"Tak pernah berkeringat dan berdarah-darah di partai politik. Tak punya pengalaman pemerintahan, dipaksakan untuk jadi wali kota di daerah masing-masing," lanjutnya.

Soal Dinasti Politik, Bobby Nasution: Kami Juga Memiliki Hak Pilih dan Hak Dipilih
Halaman:
  • Penulis: Trisna Susilowati

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita