Jitunews.Com
10 Agustus 2020 16:19 WIB

Boris Johnson Minta Sekolah di Inggris untuk Kembali Dibuka mulai September

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mendesak dibukanya kembali sekolah mulai bulan September meskipun pandemi Covid-19 belum membaik

(forbes.com)

LONDON, JITUNEWS.COM - Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson mengatakan bahwa pembukaan sekolah-sekolah mulai bulan September merupakan hal yang sangat penting bagi kehidupan ekonomi, sosial dan moral di negara tersebut. Ia juga menegaskan bahwa sekolah-sekolah harus kembali dibuka dengan memperhatikan protokol kesehatan untuk meminimalisir penyebaran Covid-19.

Johnson mengatakan bahwa pembukaan kembali sekolah-sekolah umum merupakan salah satu prioritas nasional. Menurut salah satu media lokal, Johnson menyebut bahwa sekolah merupakan tempat terakhir yang akan ia tutup jika Inggris terpaksa di-lockdown kembali.

"Tetap menutup sekolah-sekolah kita dalam waktu yang lebih lama daripada yang diperlukan merupakan bentuk intoleransi, secara ekonomu tidak berkelanjutan dan tidak bisa dibenarkan secara moral," tulis Johnson, dikutip dari Reuters pada Senin (10/8).



Gelar Aksi Protes di Bangkok, Massa Minta Dua Aktivis Pro-Demokrasi Dibebaskan

Ia memperingatkan bahwa penutupan sekolah berdampak buruk terhadap perekonomian lantaran banyak orang tua murid yang tidak bisa bekerja dengan optimal, dan negara akan menghadapi masalah yang besar jika anak-anak tidak mendapatkan pendidikan yang layak.

"Pandemi belum berakhir... Namun saat ini bahwa kita telah cukup memahami untuk kembali membuka sekolah secara aman, sehingga kami memiliki tugas moral untuk melakukannya," tambahnya.

Untuk diketahui, banyak pihak, termasuk asosiasi guru, yang sejauh ini tidak setuju dengan rencana pemerintah Inggris tersebut. Mereka memperingatkan akan menggelar kegiatan belajar mengajar tatap muka setiap dua pekan sekali dimana hal tersebut berarti satu pekan libur, satu pekan masuk (week on-week off) jika terjadi peningkatan kembali kasus Covid-19.

Taipan Media Hong Kong Jimmy Lai Ditangkap, Aktivis: Akhir dari Kebebasan Pers
Halaman:
  • Penulis: Tino Aditia

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita