Jitunews.Com
4 Agustus 2020 14:45 WIB

15 Negara di Dunia Beli Obat Covid-19 dari Rusia

Rusia telah mengirim obat Avifavir, salah satu obat yang digunakan dalam menangani infeksi Covid-19, ke 15 negara di dunia

Avifavir (istimewa)

MOSKOW, JITUNEWS.COM - Kepala Investasi Rusia (RDIF) mengatakan bahwa Rusia telah mengirimkan obat jenis Avifavir yang berhasil mereka kembangkan dalam melawan Covid-19 ke 15 negara. Hal tersebut ia sampaikan dalam sebuah wawancara dengan siaran televisi Russia-24.

"Kita bisa berbangga dengan pencapaian ini, seiring dengan obat-obatan yang telah dikirimkan kepada lebih dari 15 negara," kata Kiril Dmitriev, dikutip dari Sputnik pada Selasa (4/8).

"Hal ini sangat penting, mengingta saat ini hanya ada dua obat antiviral internasional yang dikirim ke sejumlah negara: AS dengan Remdesivir-nya, dan Avifavir milik Rusia. Sembilan puluh persen produksi Remdesivir telah dibeli oleh AS. Sehingga, tidak mengejutkan bahwa 15 negara lain membeli obat-obatan kita," jelas CEO RDIF tersebut.



Pemerintah AS Tetap Khawatir Meski TikTok Dijual kepada Microsoft

Saat ini, Rusia telah menjalin komunikasi dengan 20 negara, termasuk Brazil dan India dalam memproduksi vaksin Covid-19.

Sebelumnya, pada Senin (3/8), Kromis, perusahaan gabungan antara RDIF dan perusahaan farmasi ChemRar, mengumumkan bahwa mereka telah sepakat untuk mengirimkan Avifavir ke Afrika Selatan dan tujuh negara di kawasan Amerika Selatan.

Avifavir sendiri telah mendapat sertifikasi dari Kementerian Kesehatan Rusia pada akhir bulan Mei lalu, dan menjadi obat jenis favipiravir pertama kali diijinkan untuk menangani infeksi virus Corona Covid-19 di dunia.

ByteDance Tak Ingin Jual TikTok ke Microsoft
Halaman:
  • Penulis: Tino Aditia

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita