Jitunews.Com
4 Agustus 2020 14:15 WIB

ByteDance Tak Ingin Jual TikTok ke Microsoft

Bos ByteDance, perusahaan pemilik aplikasi TikTok, tampaknya tidak tertarik untuk menjual TikTok kepada perusahaan teknologi asal AS

Bos ByteDance, Zhang Yimin (istimewa)

BEIJING, JITUNEWS.COM - Pemilik ByteDance, Zhang Yiming, pada Senin (3/8) tidak setuju dengan pemerintah AS yang meminta TikTok AS untuk dijual kepada perusahaan teknologi asal AS.

"Kami selalu berkomitmen kepada keamanan pengguna, netralitas platform, dan transparensi. Namun, kami paham keputusan mereka dalam lingkungan makro belakangan ini," kata Zhang Yimin dalam memo yang ia kirim kepada para pegawainya, dikutip dari South China Morning Post pada Selasa (4/8).

Memo tersebut dikirim usai Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa ia akan menandatangani perintah eksekutifnya pada Sabtu pekan lalu untuk mem-banned TiTok dari AS. Trump juga tidak setuju dengan gagasan pembelian TikTok oleh Microsoft.



CEO Airfinity: Tidak Ada Cukup Vaksin Covid-19 untuk Semua Orang

Namun, pada Senin, Reuters mengabarkan bahwa Trump setuju atas rencana pembelian TikTok tersebut, dan memberikan tenggat waktu selama 45 hari untuk ByteDance dan Microsoft dalam menyelesaikan proses negosiasinya.

"Kami sejauh ini belum memahami detail sebenarnya mengenai solusi akhir yang akan kami keluarkan. Tampaknya tingkat ketertarikan dan spekulasi seputar TikTok tidak akan berhenti dalam jangka dekat ini, dan saya akui hal ini sangat mengganggu," kata Zhang.

Pemerintah AS Tetap Khawatir Meski TikTok Dijual kepada Microsoft
Halaman:
  • Penulis: Tino Aditia

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita