Jitunews.Com
4 Agustus 2020 12:53 WIB

Sebut IDI Kacung WHO, Jerinx Dilaporkan ke Polisi

IDI menilai Jerinx menyebarkan ujaran kebencian dan pencemaran nama baik.

Jerinx SID (Instagram)

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Jerinx memang dikenal sebagai sosok yang lantang menyuarakan adanya konspirasi di balik virus corona atau Covid-19. Penggebuk drum Superman Is Dead (SID) itu bahkan belum lama ini ikut dalam aksi menolak rapid dan swab test di kawasan Bali. Dalam demo itu, massa tampak tidak mengenakan masker, termasuk Jerinx.

Jerinx juga bersinggungan dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI), yang disebutnya kacung World Health Organization (WHO). Hal itu sempat disampaikan melalui unggahan di Instagram-nya.

Tak terima dengan tudingan tersebut, pihak IDI pun melaporkan pria bernama asli I Gede Ari Astika itu ke kepolisian.



Kepala Staf Kepresidenan Brazil Positif Covid-19

IDI menilai Jerinx menyebarkan ujaran kebencian dan pencemaran nama baik.

"Dasar laporannya terkait ujaran kebencian dan pencemaran nama baik yang dilakukan Jerinx di medsos, di akun Instagramnya," kata Kasubag Humas Polda Bali Kombes Syamsi, seperti dilansir dari Kumparan, Selasa (4/8).

"Dia ada postingan kalimat gara-gara bangga jadi kacung WHO, IDI dan rumah sakit mewajibkan semua orang yang melahirkan dites Covid. Sudah banyak bukti jika hasil tes sering ngawur kenapa dipaksakan? Jadi ada kalimat ini yang dirasakan IDI merupakan pencemaran nama baik," sambungnya.

Untuk diketahui, IDI melaporkan Jerinx pada 16 Juni 2020 dengan tuduhan tindak pidana dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan, ras, dan antar golongan (SARA) dan/atau tindak pidana dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan atau dokumen elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik.

Jerinx dijerat dengan Pasal 28 ayat (2), Jo Pasal 45A ayat (2) dan/atau Pasa 27 ayat (3) Jo Pasal 45 ayat (3) UU RI Nomor 19 Tahun 2016 Tentang ITE dan Pasal 310 KUHP.

CEO Airfinity: Tidak Ada Cukup Vaksin Covid-19 untuk Semua Orang
Halaman:
  • Penulis: Iskandar

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita