Jitunews.Com
3 Agustus 2020 16:30 WIB

Gelombang Panas Terjang Eropa, Suhu Udara di Italia dan Spanyol Tembus 40 Derajat Celsius

Gelombang panas pada pekan lalu melanda sejumlah bagian Eropa

Pengunjung memadati pantai di Inggris (Sky News)

ROMA, JITUNEWS.COM - Belasan Kota di Italia telelah mendapatkan peringatan untuk bersiap menghadapi gelombang panas menyusul pada pekan lalu Spanyol melaporkan adanya peningkatan suhu harian hingga mencapai lebih dari 40 derajat Celcius.

Gelombang panas juga telah membakar sebuah kawasan hutan di wilayah Barat Daya Perancis, dan pantai-pantai di Inggris penuh sesak dengan warga yang menghadapi hari-hari terpanas pada tahun ini.

Pada Kamis pekan lalu, Kota San Sebastian di Spanyol mencatat suhu harian mencapai 42 derajat Celsius, yang merupakan temperatur tertinggi yang pernah dialami oleh Spanyol sejak 1955 silam.'



Trump Tunjuk Deborah Brix Jadi Ketua Satgas Covid-19, Pelosi: Ia adalah yang Terburuk

Pada Selasa sebelumnya, kota Palma yang terletak di salah satu pulau Spanyol yang berada di perairan Mediterania, Majorca, mencatat suhu tertinggi mereka mencapai 40.6 derajat Celsius. Selain itu, suhu malam hari di Spanyol juga tidak pernah turun lebih rendah dari 20 derajat Celsius.

"Perubahan iklim telah meningkatkan frekuensi terjadinya gelombang panas," kata Aemet, badan cuaca nasional Spanyol, dilansir dari Sky News pada Senin (3/8).

Sementara itu, sejumlah kota di Italia juga mengalami hal serupa. Suhu tertinggi beberapa hari belakangan ini telah mencapai 40 derajat Celsius atau 104 derajat Fahrenheit. Gelombang panas juga diprediksi akan terjadi di sejumlah kota besar disana, seperti Roma, Bologna, Turin, Florence dan Verona.

Warga dan para wisatawan di Roma juga terlihat menghindari panas dengan berlindung di bawah pohon, menyegarkan diri di pancuran air atau pun dengan mengonsumsi es krim.

Agen Cuaca Italia mengatakan bahwa gelombang panas tersebut berasal dari wilayah Afrika.

Pada Kamis pekan lalu, sebuah kawasan hutan di Perancis terbakar, dan membuat warga yang tinggal di sekitar kawasan terpaksa dievakuasi. Sementara itu, suhu tertinggi yang dialami oleh Inggris mencapai 37 derajat Celsius pada Jumat akhir pekan lalu.

Pemerintah Kota Brighton Inggris sangat khawatir membludaknya jumlah pengunjung di sejumlah pantai Inggris berpotensi meningkatkan jumlah kasus Covid-19.

"Kami khawatir dengan jumlah orang yang berkunjung ke kota kami. Tingginya jumlah pengunjung membuat aturan sosial distancing mustahil dilakukan," kata dewan kota Brighton.

Oktober Nanti, Rusia Bakal Gelar Vaksinasi Covid-19
Halaman:
  • Penulis: Tino Aditia

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita