Jitunews.Com
13 Juli 2020 05:45 WIB

Situasi Covid-19, PDIP Harap Jokowi Pilih Menteri yang Sigap

Hasto menanggapi isu reshuffle yang sebelumnya dilontarkan sendiri oleh Jokowi.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. (Jitunews/Latiko Aldilla Dirga)

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menilai reshuffle atau perombakan kabinet merupakan hak prerogatif Presiden Joko Widodo.

Hasto mengatakan Jokowi perlu mengevaluasi kinerja menteri serta mengkaji aspirasi rakyat dalam melakukan bongkar pasang.

Menurutnya, pembantu presiden di kabinet Indonesia Maju harus punya kriteria, seperti sigap, kepemimpinan bagus, dan berani mengambil risiko, terlebih dalam situasi Covid-19 saat ini.



Sebut Terawan Menteri Kesayangan Jokowi, PAN: Enggak Mungkin Di-Reshuffle

"Sehingga tanpa diperintah oleh presiden langsung bergerak untuk menjadikan kementerian yang dipimpinnya itu terdepan. Baik itu dari aspek politik, dari aspek perekonomian, maupun di dalam gerak bersama rakyat untuk menghadapi berbagai persoalan-persoalan yang tidak mudah ini," ujar Hasto dalam keterangan tertulis.

Seperti diketahui, PDIP menyodorkan lima kadernya untuk mengisi kursi kabinet Jokowi di periode keduanya. Sejumlah nama yang diajukan di antaranya Menkumham Yasonna Laoly, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Sosial Juliari Batubara dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak I Gusti Ayu Bintang Darmawati.

PDIP: Kita Harap Tak Ada Pihak yang Mempolitisir Covid Demi Kepentingan Pencitraan
Halaman:
  • Penulis: Iskandar

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita