Jitunews.Com
11 Juli 2020 17:56 WIB

Samsung Tak Berharap Banyak dari Penjualan Galaxy Note 20

Pasar smartphone diprediksi masih mengalami stagnasi dan penurunan hingga beberapa waktu ke depan

Samsung Galaxy Note 20 (jawapos)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Bukanlah sebuah rahasia jika hingga pertengahan tahun 2020 ini, penjualan smartphone mengalami stagnasi dan bahkan penurunan, sebagai akibat dari lesunya perekonomian global karena dampak pandemi Covid-19.

Raksasa teknologi asal Korea Selatan, Samsung, paham betul apa yang tengah mereka hadapi. Mereka baru saja merilis Galaxy Note 20 di pasaran dan tidak menaruh harapan yang tinggi terhadap penjualan perangkat kelas flagship tersebut.

Dilansir dari laman Gizchina pada Sabtu (11/7), penjualan seri Galaxy S-20 sebenarnya dibawah ekspektasi perusahaan, namun juga tidak bisa dibilang gagal. Pada kuartal pertama tahun 2020 ini, Seri S-20+ terjual hingga mencapai 3.5 juta unit, sedangkan pada tahun 2019 lalu, seri flagship sebelumnya, yakni S10+ terjual hingga 5.2 juta unit. Sementara untuk penjualan keseluruhan dari ketiga seri perangkat S-20 mencapai 8.2 juta unit sejauh ini.



Tak Hanya Apple, Samsung Juga Akan Hilangkan Charger dari Paket Penjualan Smartphone Mereka

Menurut laporan dari DigiTimes, Samsung tidak terlalu berharap dengan penjualan seri Galaxy Note 20, mengingat kurangnya permintaan konsumen. Oleh sebab itu, Samsung berencana untuk membatasi pesanan komponen untuk phablet tersebut.

Taktik serupa juga dilakukan oleh Apple. Perusahaan asal AS tersebut dikabarkan mengurangi pesanan produksi chipset A14, dari yang rencana awalnya mencapai 100 juta unit, dipangkas menjadi 80 juta unit. Dengan kata lain, penjualan smartphone di pasar global diprediksi akan tetap seperti ini, dan masih belum jelas apakah situasi pandemi 2020 juga berdampak pada industri tersebut di tahun-tahun mendatang.

Butuh Lebih dari Tiga Tahun untuk Singkirkan Huawei dari Perangkat 5G Inggris
Halaman:
  • Penulis: Tino Aditia

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita