Jitunews.Com
10 Juli 2020 12:43 WIB

Abrasi Ancam Empat Pulau di Riau Tenggelam, PKS: Pemerintah Tidak Boleh Diam

Sepanjang 167 kilometer bibir pantai terus digrogoti air laut . Besar gerusan tanah longsor akibat abrasi itu, bahkan mencapai 20-30 meter pertahunnya.

Anggota Komisi V DPR RI, Syahrul Aidi Maz'at (Istimewa)

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Anggota Komisi V DPR RI, Syahrul Aidi Maz'at mengatakan kedaulatan dan keamanan nasional tengah terancam.

Menurutnya hal itu dikarenakan empat pulau yang ada di Riau terancam tenggalam akibat abrasi yang sudah lama terjadi dan tak kunjung ada penanganan.

"Ke empat pulau itu adalah Pulau Mandi, Pulau Rangsang, Pulau Bengkalis dan Pulau Rupat. Dari empat pulau itu, tiga diantaranya kondisinya saat ini sangat memprihatinkan," ujar Syahrul saat rapat dengar pendapat umum (RDPU) antara Gubernur Riau, Syamsuar dengan Komisi V DPR RI di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (8/7/2020).



Kelompok Pendukung Risma Bermunculan, Ini Komentar Wanita Emas

Politisi PKS ini mengatakan sepanjang 167 kilometer bibir pantai terus digrogoti air laut . Besar gerusan tanah longsor akibat abrasi itu, bahkan mencapai 20-30 meter pertahunnya.

"Jika pemerintah tidak segera mengatasi dan menanggulangi abrasi tersebut, maka kedaulatan Negara Kesatuan Rebulik Indonesia (NKRI) akan terancam. Sebab, pulau-pulau tersebut berada di beranda terdepan Indonesia yang berbatasan langsung dengan Selat Malaka-Malaysia," tuturnya.

Dalam hal ini, Syahrul menegaskan bahwa persoalan ini bukan lagi sebatas urusan daerah. Namun, sudah seharusnya menjadi perhatian nasional. Terlebih lagi sudah menyangkut kedaulatan dan keamanan negara.

“Ketika kita berbicara kedaulatan negara, kita tidak lagi berbicara tentang daerah," tegasnya.

Disisi lain, Syahrul juga menyesalkan perhatian pemerintah yang menurutnya masih setengah hati menanggulangi abrasi Pulau-pulau di Riau hanya dengan melakukan penangkal air laut sekitar 800 meter saja pertahunnya.

Menurutnya pemerintah dalam hal ini Kementerian PUPR harus segera mengambil langkah kongkrit dalam mengatasi persoalan abrasi di Pulau-pulau tersebut, agar kelangsungan hidup penghuni Pulau itu tetap ada.

“Jadi saya minta pemerintah serius, jangan setengah hati," tukasnya.

Mengharapkan Presiden Jokowi Menegur Ahok Adalah Sebuah Ilusi
Halaman:
  • Penulis: Khairul Anwar

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita