Jitunews.Com
7 Juli 2020 14:30 WIB

Menag: Akan Dilaksanakan Salat Idul Adha di Masjid Istiqlal

Kementerian Agama akan menggelar sidang isbat pada 21 Juli 2020

Menteri Agama Fachrul Razi (Dok. Kemenag)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi mengatakan bahwa Masjid Istiqlal akan digunakan untuk salat Idul Adha 1441 H pada 31 Juli 2020 mendatang.

"Insyaallah akan dilaksanakan salat Idul Adha tingkat kenegaraan di Masjid Istiqlal dengan penerapan protokol kesehatan COVID-19 sebagai awal dibukanya kembali Masjid Istiqlal untuk jemaah umum," kata Fachrul dalam rapat kerja di Komisi VIII DPR, Selasa (7/7).

Kementerian Agama akan menggelar sidang isbat pada 21 Juli 2020.



Pemerintah Tetapkan Ketentuan Pelaksanaan Idul Adha 2020 di Tengah Pandemi Covid-19

"Pembuatan, penyediaan, dan pendistribusian, baik cetak maupun digital naskah khotbah Idul Adha 1441 Hijriah/2020 Masehi bertemakan 'Solidaritas Sosial Dalam Tatanan Baru Produktif dan Aman COVID'," ujar Fachrul.

Kemenag juga telah menerbitkan Surat Edaran Menteri Agama Nomor 18 Tahun 2020 tentang 2020 tentang Penyelenggaraan Salat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Kurban Tahun 1441 Hijriah/2020 Masehi Menuju Masyarakat Produktif dan Aman COVID.

"Pengaturan kegiatan dimaksud menyesuaikan penerapan protokol kesehatan untuk pencegahan penularan dan pencegahan COVID-19 yang ditetapkan oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Penerapan protokol kesehatan ini diharapkan pelaksanaan salat Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban dapat berlangsung aman sesuai tuntutan agama Islam, sekaligus meminimalisasi risiko akibat terjadinya kerumunan dalam satu lokasi," ujar Fachrul.

"Untuk penyembelihan hewan kurban umumnya dilaksanakan secara gotong royong oleh masyarakat. Dimulai dari proses penyembelihan, pengulitan, pencacahan daging, dan pendistribusian daging hewan kurban. Proses-proses tersebut perlu dilakukan penyesuaian prosedur tatanan kenormalan baru. Oleh karena itu, diperlukan langkah-langkah aplikatif dan efektif untuk mencegah dan mengendalikan potensi penularan COVID-19 di tempat penyembelihan hewan kurban," pungkasnya.

Bertemu Dubes Arab Saudi, Menag Sebut 70% Kuota Haji untuk Ekspatriat
Halaman:
  • Penulis: Aurora Denata

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita