Jitunews.Com
3 Juli 2020 04:15 WIB

Ruhut Sitompul: Semua Orang Tahu PKI Terlarang, HTI dan FPI Juga

Menurutnya, FPI beserta ormas lainnya yang berunjuk rasa sebelumnya, sama saja menuntut diri sendiri.

Ruhut Sitompul. (Jitunews/Latiko A.D)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Politisi PDIP Ruhut Sitompul angkat suara soal aksi unjuk rasa penolakan terhadap Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) yang diinisiasi Front Pembela Islam (FPI) dan sejumlah organisasi lainnya. Demo tersebut digelar di MPR/DPR, Jakarta, Rabu (24/6) lalu.

Ruhut sepakat jika Partai Komunis Indonesia (PKI) memang dilarang di Indonesia. Namun, ia mengingatkan bahwa ada ormas yang SKT-nya sudah kedaluwarsa, dan ormas yang telah dibubarkan oleh pemerintah karena bersikukuh khilafah juga termasuk dilarang.

Menurutnya, FPI beserta ormas lainnya yang berunjuk rasa sebelumnya, sama saja menuntut diri sendiri.



Dukung Penuh Jokowi dalam Penanganan Covid-19, PDIP: Kami Siap Pasang Badan

"Hei kau tunjuk hidung sendiri sebelum menunjuk hidung orang lain (FPI), semua orang tahu PKI terlarang. HTI kan terlarang juga," kata Ruhut, seperti dikutip dari Tagar pada Jumat (3/7).

"FPI juga (terlarang) enggak ada dasar hukumnya. Kan sudah enggak bisa diperpanjang (SKT), kalau PA 212 kan hanya gerakan," tambahnya.

Sebelumnya, Ketua Media Center Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin menyikapi pernyataan Ketua Umum DPP Forum Komunikasi Santri Indonesia (FOKSI) Muhammad Natsir Sahib yang menyinggung ketiadaan Pancasila dalam AD/ART pada ormas yang mendemo persoalan RUU HIP.

"Pancasila itu diamalkan, dijaga, dan tidak dikhianati karena pengkhianat Pancasila justru yang memasukkan Pancasila di AD/ART-nya," tegas Novel.

Dituding Sebarkan Paham Komunis, Hasto Kristiyanto Diadukan ke Polisi
Halaman:
  • Penulis: Iskandar

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita