Jitunews.Com
25 Juni 2020 13:07 WIB

Idul Adha, Muhammadiyah Sarankan Sedekah Uang Ketimbang Sembelih Hewan Kurban

Muhammadiyah memberikan panduan ibadah Idul Adha di tengah pandemi corona

Idul Adha kali ini Presiden Joko Widodo berkurban sapi seberat hampir satu ton di Sumatera Barat. (istimewa)

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir mengatakan bahwa pihaknya telah menentukan Idul Adha 10 Dzulhijah 1441 H jatuh pada hari Jumat (31/7/2020). Pihaknya pun memberikan beberapa panduan ibadah Idul Adha di tengah pandemi corona.

"Salat Idul Adha di lapangan sebaiknya ditiadakan atau tidak dilaksanakan. Salat Idul Adha bagi yang menghendaki dapat dilakukan di rumah masing-masing," kata Haedar, Rabu (24/6/2020).

Terkait pelaksanaan ibadah kurban, Muhammadiyah menyarankan untuk bersedekah berupa uang tunai ketimbang menyembelih hewan qurban. Pasalnya, di tengah pandemi corona seperti saat ini ekonomi masyarakat tengah terpuruk sehingga dana tunai diklaim lebih banyak manfaatnya ketimbang menyembelih hewan qurban.



Banyak yang Minta Pembahasan RUU HIP Disetop, Ini Kata DPR

"Pandemi Covid-19 menimbulkan masalah sosial ekonomi dan meningkatnya jumlah kaum duafa, karena itu sangat disarankan agar umat Islam yang mampu untuk lebih mengutamakan bersedekah berupa uang daripada menyembelih hewan kurban," jelasnya.

"Membantu duafa maupun berkurban keduanya mendapatkan pahala di sisi Allah SWT, namun berdasarkan dalil, memberi sesuatu yang lebih besar manfaatnya untuk kemaslahatan adalah yang lebih diutamakan," ujar Haedar.

Terkait Kurban Idul Adha, Muhammadiyah Minta Umat Utamakan Dana untuk Covid-19
Halaman:
  • Penulis: Trisna Susilowati

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita