Jitunews.Com
23 Juni 2020 12:32 WIB

Pendukung Berulah Kibarkan 'White Lives Matters', Kapten Burnley: Saya Malu Sekaligus Dipermalukan

Sejumlah pendukung Burley melakukan aksi pengibaran spanduk bertuliskan "White Lives Matter Burnley" diatas Etihad Stadion, Manchester pada Senin (22/6)

Kapten Burnley Ben Mee (dua dari kiri) meninggalkan lapangan usai pertandingan melawan Manchester City. Burnley harus mengakui kekalahan dari tuan rumah 5-0 (the Guardian)

LONDON, JITUNEWS.COM - Kapten Burnley, Ben Mee, mengaku sangat menyesal dan malu melihat ulah dari suporter mereka yang mengibarkan sebuah banner yang bertuliskan "White Lives Matter Burley" untuk diterbangkan diatas stadion Etihad, Mancehester pada Senin (22/6) saat mereka harus mengakui keunggulan tim tuan rumah Manchester City lima gol tanpa balas pada lanjutan Liga Premier Inggris.

Sebuah pesawat terbang diatas stadion milik Manchester City sesaat setelah para pemain, staff pelatih dan petugas pertandingan melakukan aksi berlutut untuk menghormati dan mendukung gerakan anti rasisme Black Lives Matter (BLM).

"Saya malu sekaligus dipermalukan mengenai adanya beberapa kelompok kecil pendukung tim kami memutuskan untuk melakukan aksi tersebut," ujar Ben kepada Sky dikutip dari The Guardian pada Selasa (23/6).



PBB Segera Lakukan Penyelidikan Terkait Isu Rasisme di AS

"Itu sama sekali tidak menggambarkan apapun tentang kami, klub kami, para pemain dan mayoritas pendukung (Burley). Itu hanya sebuah kelompok minoritas dan saya sangat marah hal itu terjadi.....klub telah mencoba untuk menghentikannya," lanjutnya.

Sementara itu, manajer Manchester City, Pep Guardiola turut mengomentari hal tersebut. Ia juga meminta pemikiran rasisme untuk segera dihilangkan di seluruh aspek, terutama olahraga.

"Tentu saja 'Nyawa Orang Kulit Putih Berharga' namun juga dengan nyawa orang kulit hitam. Seluruh hidup manusia berharga. Semua orang, kita adalah sama. Setiap hari kita harus berjuang, bukan hanya untuk situasi ini, namun untuk semua ketidakadilan di seluruh dunia. Dimulai dari sekolah, sehingga generasi baru akan memahami bahwa kita semua sama dan pendidikan akan menyelamatkan kita semua," ujar Pep.

Hal senada juga disampaikan oleh Fare, sebuah lembaga Eropa yang bergerak untuk masalah anti-rasis dan kesetaraan, yang bekerja sama dengan Uefa dan Fifa. Mereka mengutuk keras aksi tersebut.

"Aksi rasisme melawan gerakan Black Lives Matter di seluruh Eropa saat ini tengah menjadi tren yang kita bisa lihat dan telah didokumentasikan," ujar Piara Powar, Kepala Fare.

"Slogan ‘White Lives Matter’ hanya bisa muncul karena adanya pemikiran rasisme dan menolak kesetaraan hak,"imbuhnya.

Pep Guardiola Ungkap Alasan Leroy Sane Tak Mau Perpanjang Kontrak dengan Manchenster City
Halaman:
  • Penulis: Tino Aditia

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita