Jitunews.Com
17 Juni 2020 07:15 WIB

Dituding Mata Kirinya Buta karena Salah Penanganan, Novel Baswedan: Yang Tangani Saya Dokter Terbaik di Dunia

Novel Baswedan merasa heran dengan tudingan terdakwa yang menyebut mata kirinya buta permanen bukan karena siraman air keras

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan didampingi (kiri) Wakil Ketua Wadah Pegawai (WP) KPK Harun Al Rasyid tiba di gedung KPK, Jakarta, Kamis (22/2). (Jitunews/Latiko Aldilla Dirga)

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan merasa heran dengan tudingan tim hukum terdakwa Rony Bugis dan Rahmat Kadir yang menyebut mata kirinya buta permanen bukan karena penyiraman air keras. Tim hukum menyebut bahwa mata kiri Novel buta permanen karena salah penanganan selama menjani perawatan di rumah sakit.

"Pembelaan dan pernyataan mereka tidak berdasar pengetahuan dan membabi buta," ujar Novel Baswedan seperti dilansir Suara.com, Selasa (16/6/2020).

Novel menegaskan bahwa ia menjalani proses perawatan di rumah sakit yang terbaik, bahkan ia ditangani sejumlah dokter yang profesional di bidangnya. Oleh karenanya tidak mungkin ada kelalain dalam menjalani proses perawatan.



Prihatin Bintang Emon Difitnah, Novel Baswedan: Saya Harap Pelaku Segera Sadar dan Berhenti Bela Orang Zalim

"Yang tangani saya adalah dokter mata spesialis kornea yang terpapar bahan kimia yaitu Profesor Donal Tan. Dalam beberapa rating yang bersangkutan adalah dokter kornea yang terbaik di dunia," ungkapnya.

Meski demikian, Novel mengaku pasrah dan tidak berharap dari proses pengadilan. Sebab ia tahu tidak ada iktikad baik dari para pelaku penyiram air keras.

Novel Baswedan: Serangan Air Keras kepada Saya dari Awal Sudah Saya Maafkan
Halaman:
  • Penulis: Trisna Susilowati

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita