Jitunews.Com
12 Juni 2020 12:44 WIB

Bandingkan Tuntutan Penyiram Novel dan Bahar Smith, Eks KPK: Tidak Dapat Diterima Akal Sehat

Eks Komisioner KPK menilai tuntutan penyiram Novel Baswedan tidak masuk akal

(Istimewa)

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Mantan Komisioner Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) Laode M. Syarif turut buka suara terkait tuntutan yang diberikan kepada kedua terdakwa penyiram air keras Novel Baswedan yang hanya satu tahun penjara. Menurutnya tuntutan tersebut tidak masuk akal.

Laode kemudian membandingkan dua terdakwa penyiram air keras Novel Baswedan dengan Bahar bin Smith yang sama-sama melakukan kasus penganiayaan. Namun, Bahar bin Smith diberi vonis yang lebih berat yaitu tiga tahun penjara dan denda Rp 50 juta subsidier satu bulan kurungan. Padahal penganiayaan yang dilakukan Bahan bin Smith tidak meninggalkan bekas permanen.

"(Tuntutan itu) tidak dapat diterima akal sehat. Bandingkan saja dengan penganiayaan Bahan bin Smith yang korbannya tidak cacat permanen dan bandingkan dengan Novel yang kehilangan mata permanen," kata Laode seperti dilansir CNNIndonesia.com, Jumat (12/6/2020)



Pelaku Penyiraman Air Keras Dituntut 1 Tahun Penjara, Novel Baswedan Kecewa

Ia juga menilai tuntutan jaksa yang diberikan kepada kedua terdakwa penyiram air keras Novel menunjukkan negara tidak serius melindungi orang yang bekerja melawan korupsi sebagaimana komitmen pada Konvensi PBB Antikorupsi.

"Ini juga menunjukan bahwa negara tidak serius melindungi pekerja anti korupsi yang menurut UNCAC (United Nations Convention Against Corruption) yang telah diratifikasi, Indonesia harus dilindungi," tandasnya.

2 Penyerang Novel Baswedan Dituntut 1 Tahun Penjara, KPK: Ujian bagi Rasa Keadilan
Halaman:
  • Penulis: Trisna Susilowati

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita