Jitunews.Com
2 Juni 2020 14:41 WIB

Lewis Hamilton Sebut Pihak Formula One 'Bungkam' Soal Kematian George Floyd

Hamilton menilai tindakan rasis tidak hanya terjadi di AS, tapi di seluruh dunia

Leiws Hamilton (bankrate.com)

LONDON, JITUNEWS.COM - Juara dunia Formula One Lewis Hamilton menuding pihak penyelenggara F1 yang tetap diam atas insiden kematian George Floyd, sebagai pihak yang tidak mendukung adanya kesetaraan ras. Melalui unggahan instagramnya, Hamilton yang merupakan seorang pembalap keturunan Trinidad & Tobago menyatakan bahwa: "Saya melihat kalian yang tetap diam, beberapa dari kalian adalah bintang besar...kalian telah diam atas adanya ketidakadilan."

"Tidak ada tanda-tanda dari semua orang di industri (otomotif), yang tentunya merupakan olahraga yang didominasi oleh kulit putih, hanya saya yang memiliki warna kulit yang berbeda disana, dimana saya berdiri sendiri," ujarnya dikutip dari laman DW.com pada Selasa (2/6).

Pernyataan Hamilton tersebut kemudian diikuti oleh pembalap F1 lain, Charles Leclerc dan George Russell.



Aksi Protes Kematian George Floyd, Iran Minta AS Hentikan Tindak Kekerasan pada Warga Amerika

"Saya masih berjuang untuk menemukan kata yang tepat untuk menjelaskan apa yang saya lihat dari video yang beredar di internet," ujar Leclerc.

"Rasisme harus dihadapi dengan aksi, bukan diam," imbuhnya.

Hamilton, 35, telah menekankan bahwa pesan yang ia buat tersebut sangat mendukung aksi protes secara damai, bukan tindakan penjarahan dan pembakaran.

"Hingga mereka yang kita anggap sebagai pemimpin untuk membuat perubahan, maka selama itu lah tidak akan ada kata damai, tak hanya Amerika, ini juga untuk Inggris, Spanyol, Italia, dan seluruh dunia," tegasnya.

Sudah Dihubungi Trump, Australia Siap Hadiri G7 Jika Nantinya Diundang
Halaman:
  • Penulis: Tino Aditia

Rekomendasi

 

Berita Terkait