Jitunews.Com
30 Mei 2020 15:00 WIB

Investasi Pertanian di TaniFund, Cukup Rp 100 Ribu Sudah Dapat Untung

PT Tani Fund Madani Indonesia menawarkan investasi untuk membantu petani

Sumber : Pixaby ()

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Investasi di sektor pertanian saat ini mulai banyak ditawarkan. Salah satunya yaitu PT Tani Fund Madani Indonesia yang menawarkan investasi di sektor pertanian dengan memanfaatkan perkembangan teknologi finansial (fintech).

Berbeda dengan perusahaan fintech lainnya, TaniFund menyalurkan produk investasi ke perusahaan induk mereka yakni TaniHub. Tani Hub merupakan marketplace produk pertanian.

"Kami berikan dana kepada petani, setelah selesai kultivasi produknya kami ambil lalu kami berikan ke grub kami sendiri yaitu TaniHub," kata Direktur TaniFund Edison Tobing melalui video conference yang dilansir CNNIndonesia.com Jumat (29/5/2020).



Mari Berkreasi di Kebun

Edison mengatakan bahwa investasi di TanFund bisa dumulai dengan nominal Rp 100 ribu. Nilai yang cukup terjangkau bagi sebagian orang. Bagi yang tertarik untuk berinvestasi bisa mengunjungi laman tanifund.com.

Pada laman tanifund.com, investor dapat melihat berbagai macam program pertanian yang ditawarkan. Program pertaniannya pun diulas secara detail seperti prospek budiadaya, risiko budidaya, serta profil singkat kelompok tani yang menjalankan program. Oleh karenanya, calon investor dapat memahami prospek pertaniannya.

Pada kesempatan yang sama, VP of Corporate Services TaniHub Grup Astri Purnamasari menjelaskan bahwa imbal hasil tergantung dari masing-masing produk pertanian. Menurtnya, investasi di sektor pertanian memiliki peruntukan dana yang jelas. Berbeda dengan investasi saham yang tidak diketahui peruntukan dananya secara detail.

"Di TaniFund yang kami investasikan itu jelas. Kalau investasi di pasar saham dia tidak tahu uangnya di mana," ujar Astri.

Meskipun risiko investasi di sektor pertanian ada seperti faktor alam. Namun TaniFund akan berusaha meminimalisir risiko dengan memanfaatkan teknologi agar hasil panen maksimal.

"Mau pendanannya bagus bagus tapi kalau alam kering ya kering. Terus kalau misalnya dikasih hama ya kena juga. Oleh karena itu, di sini kami masuk dalam teknologi-teknologi pertanian dari awal," pungkasnya.

Investasi Jangka Panjang? Pilih Emas Aja
Halaman:
  • Penulis: Trisna Susilowati

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita