Jitunews.Com
9 April 2020 09:06 WIB

Pandemi Corona, PA 212 Layangkan Sejumlah Tuntutan: Termasuk Penghentian Proyek Ibu Kota Baru

PA 212 minta pemerintah fokus menangani corona

Penanggungjawab Reuni Akbar Mudjahid 212, Slamet Maarif (Jitunews/Khairul Anwar)

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif menyampaikan bahwa pihaknya mengeluarkan sejumlah tuntutan kepada pemerintah di tengah pandemi corona. Mulai dari permintaan penghentian iuran BPJS hingga proyek ibu kota baru di Kalimantan.

"Sepatutnya fokus pada penanggulangan dan anggaran biaya pembangunan (ibu kota baru) dialihkan untuk penanggulangan Covid-19," kata Slamet Maarif melalui maklumat resminya, Kamis (9/4/2020).

Selain itu, pemerintah diminta menghentikan iuran BPJS sebagai dampak adanya virus corona. Slamet mengatakan bahwa pihaknya ingin melindungi masyarakat, terutama masyarakat yang tidak mampu.



Pastikan Fasilitas Wisma Atlet Kemayoran Lancar, Menko PMK: Peran Tenaga Medis yang Paling Utama

PA 212 juga menuntut pemerintah menghentikan pembahasan Omnibus Law Cipta Kerja. Menurut Slamet Omnibus Law hanya merugikan masyarakat.

"Dikarenakan lebih menguntungkan kaum kapital ketimbang tenaga kerja," ujar Slamet Maarif.

Usai Dikecam Donald Trump, WHO Minta Covid-19 Jangan Dipolitisasi
Halaman:
  • Penulis: Trisna Susilowati

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita