Jitunews.Com
6 April 2020 13:11 WIB

Pemilihan Wagub DKI Nekat Digelar, Ahmad Riza Patria 'Sah' Dampingi Anies

Sebelumnya agenda tersebut menuai berbagai macam kritikan lantaran digelar di musim pandemi corona

Wakil Ketua Komisi II DPR Ahmad Riza Patria. (dpr.go.id)

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Sidang paripurna pemilihan Wakil Gubernur DKI Jakarta menuai banyak kecaman dari berbagai pihak. Pasalnya, agenda tersebut dilaksanakan di tengah pandemi corona atau Covid-19, yang mengharuskan siapa saja untuk tidak membuat perkumpulan.

Kendati banjir kritikan, parlemen Kebon Sirih tetap nekat menggelar rapat paripurna pemilihan Wakil Gubernur (Wagub) DKI pada Senin (6/4).

Alhasil, Ahmad Riza Patria terpilih sebagai pendamping Anies Baswedan dalam memimpin ibu kota di sisa jabatannya yang bakal berakhir pada tahun 2022 mendatang.



DPR Nilai Pemerintah Lambat dan Plin-plan Atasi Covid-19

Dalam perhelatan tersebut, kandidat dari partai Gerindra itu memperoleh sebanyak 81 suara, sedangkan untuk kandidat dari PKS, Nurmansjah Lubis mendapat 17 suara. Total suara anggota DPRD DKI yang ikut berjumlah 100 orang, suara sah ada 98 dan suara tidak sah berjumlah dua.

Ketua DPRD DKI, Prasetio Edi Marsudi menceritakan, pada mulanya ada anggota yang keberatan mengenai jumlah pemilih untuk Wagub DKI. Hal itu terjadi sebelum agenda pemilihan dimulai.

“Semalam kami sepakat bahwa absensi ditutup jam 10.00 WIB. Jadi, kepada rekan yang lewat jam 10.00 WIB, kami tidak akan memberikan hak suara. Jadi 96 orang. Di atas jam 10, tanpa mengurangi rasa hormat, kami tidak memberikan hak suaranya,” ujar Prasetio, dilansir dari indonesiainside.id, Senin (6/4).

Akan tetapi, jumlah itu segera direvisi dikarenakan terdapat dua anggota dewan yang ternyata sudah hadir ke Gedung DPRD, namun tak mengisi daftar hadir. “Jadi, jumlahnya 98. Sepakat semua,” lanjutnya.

Namun lagi-lagi jumlah 98 itu masih belum final. Adapun anggota yang keberatan lantaran rekannya tidak masuk sebagai pemilih. Jumlah pemilih pun bertambah menjadi 100 anggota DPRD DKI setelah dihitung ulang.

Duh, Rumah Sakit Masih Kesulitan Dapat APD
Halaman:
  • Penulis: Iskandar

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita