Jitunews.Com
1 April 2020 17:45 WIB

Tak Ada Lockdown, Denny Siregar Puji Jokowi: Saya Tak Menyesal Pilih Dia

Denny menilai karantina wilayah dapat menimbulkan ketidakadilan

Denny Siregar (Instagram)

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam menetapkan status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) demi menekan sebaran pandemi corona menuai pro-kontra dari sejumlah pihak.

Kendati tak memilih lockdown, Jokowi telah menambah belanja dan pembiayaan APBN 2020 sebesar Rp405,1 triliun, di antaranya Rp110 triliun untuk perlindungan sosial.

Pengamat politik Denny Siregar kembali memuji langkah yang diambil Jokowi kali ini. Menurutnya, Jokowi lebih mengutamakan rakyat kecil sebagai pertimbangan utama dalam pengambilan keputusan.



PBB Peringatkan Pandemi Covid-19 Bisa Picu Konflik Global, Lebih Parah dari PD II

“Dan kita bisa melihat, bagaimana penerapan keputusan Jokowi. Rakyat kecil yang terdampak yang dipentingkannya. Bagaimana model pembatasan sosial - bukan lockdown atau karantina wilayah - yang diutamakan,” ujar Denny, dikutip dari Tagar, Rabu (1/4).

“Lebih dari 400 triliun rupiah dia keluarkan untuk itu. Uang ini untuk membantu ekonomi tetap bergerak dengan relaksasi kredit bagi ojek online, menjaga usaha kecil sampai menggratiskan listrik bagi rakyat miskin,” sambungnya.

Denny menilai jika Jokowi menerapkan karantina wilayah sesuai UU Karantina, maka yang terjadi adalah ketidakadilan. “Karena semua warga - tidak peduli kelas sosialnya - akan dapat dana. Itu sama rata, bukan keadilan sesuai proporsinya. Dengan dana yang ada, dia fokus membantu rakyat kecil,” jelasnya.

Dia juga mengapresiasi ketahanan Jokowi yang mampu menghadapi berbagai macam persoalan, termasuk pandemi Covid-19.

“Lagi-lagi Jokowi memainkan caturnya dengan cantik sekali. Dia mampu berkelit dari tekanan dan keluar sebagai pemenang. Ketenangannya dalam menghadapi badai, sungguh luar biasa,” lanjut dia.

“Percayalah. Saya tidak menyesal memilih dia sebagai pemimpin bangsa ini,” tukas Denny.

Australia dan Inggris Minta Warganya Segera Keluar dari Indonesia
Halaman:
  • Penulis: Iskandar

Rekomendasi

 

Berita Terkait