Jitunews.Com
1 April 2020 17:28 WIB

Australia dan Inggris Minta Warganya Segera Keluar dari Indonesia

"Negara-negara (membuat) pembatasan perjalanan dalam menanggapi pandemi virus corona (Covid-19). Negara atau wilayah mana pun dapat membatasi perjalanan tanpa pemberitahuan," kata Kedutaan Besar Inggris

Turis mancanegara di Bali. (Istimewa)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pemerintah Inggris dan Australia meminta warga mereka yang saat ini tengah berada di Indonesia untuk segera kembali ke negaranya menyusul adanya kekhawatiran atas penghentian penerbangan akibat pandemi virus corona.

"Negara-negara (membuat) pembatasan perjalanan dalam menanggapi pandemi virus corona (Covid-19). Negara atau wilayah mana pun dapat membatasi perjalanan tanpa pemberitahuan," tulis pemberitahuan di laman resmi gov.uk seperti dilansir dari CNN Indonesia pada Rabu (1/4).

Melalui akun Twitter @UKinIndonesia, Kedubes Inggris menyarankan warga Inggris yang masih berada di Indonesia dapat mengambil rute penerbangan Bali-Amsterdam dengan menggunakan maskapai penerbangan KLM milik Belanda.



Erick Thohir Minta Proyek-proyek BUMN Tetap Jalan di Tengah Wabah, Untuk Apa?

"Untuk semua warga negara Inggris yang masih di Bali tanpa memiliki opsi penerbangan pulang, silakan lihat opsi baru ini dari KLM," tulis akun tersebut pada Selasa (31/3).

Sementara itu, Kedutaan Besar Australia juga mengingatkan warganya terkait hal tersebut.

"Opsi penerbangan ke Australia berkurang dengan cepat karena maskapai mengurangi penerbangan atau menghentikannya sama sekali. Penerbangan Qantas berhenti pada 25 Maret," sebagaimana tulisan dalam unggahan di akun Instagram resmi Kedubes Australia.

"Jika Anda adalah penduduk Australia yang sudah atau berencana menetap jangka panjang di Indonesia, pertimbangkan apakah Anda memiliki dukungan & akses ke layanan yang Anda perlukan dalam periode yang akan sulit," tulis laman resmi tersebut.

Kedubes Australia menegaskan pemerintah Australia tidak memiliki opsi pemulangan jika nantinya semua penerbangan rute Indonesia-Australia dihentikan.

"Jika Anda berada di Indonesia, sekarang saatnya untuk pulang. Penerbangan Komersial masih tersedia. Ambil satu. Pemerintah Australia tidak memiliki rencana evakuasi, Jika Anda tinggal, itu berarti tidak kembali ke Australia selama berbulan-bulan mendatang," sebagaimana dikutip dari @kedubesaustralia.

Himbauan tersebut dikeluarkan menyusul kebijakan yang dikeluarkan oleh Presiden Joko Widodo yang akan menghentikan seluruh kunjungan dan transit WNA ke wilayah Indonesia untuk sementara waktu.

"Telah diputuskan semua kunjungan dan transit WNA ke wilayah Indonesia untuk sementara waktu dihentikan," jelas Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi.

PBB Peringatkan Pandemi Covid-19 Bisa Picu Konflik Global, Lebih Parah dari PD II
Halaman:
  • Penulis: Tino Aditia

Rekomendasi

 

Berita Terkait