Jitunews.Com
7 Maret 2020 15:08 WIB

Penuhi Panggilan Bareskrim, Fahira Idris: Saya Mohon Maaf

"Tapi tentu saja, kalau dirasa ada pihak yang salah mengartikan dan tidak mengerti, saya mohon maaf bila dianggap membuat gaduh," ujar Fahira Idris

Fahira Idris. (Istimewa)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Anggota DPD Fahira Idris telah memenuhi panggilan kepolisian atas laporan dugaan penyebaran berita bohong atau hoaks terkait kasus virus corona beberapa hari yang lalu. Dia datang di kantor Bareskrim Polri didampingi oleh pengacara, pada Jumat malam (6/3/2020).

Dalam pemeriksaan itu, Fahira mengaku tidak mempunyai niat sedikit pun untuk membuat kegaduhan. Fahira mengklaim postingan yang ia unggah di Twitter tersebut justru bertujuan sebagai imbauan kepada pemerintah daerah dan masyarakat supaya lebih waspada terhadap penyebaran virus corona di Indonesia.

"Oleh karena itu, tweet selanjutnya, setelah (media online yang dikutip meralat judulnya) adalah menghimbau kepada masyarakat untuk mendoakan pemerintah agar diberi kemudahan dan jalan untuk memformulasikan dan menyiapkan strategi menghalau virus corona," ujar Fahira Idris.



Virus Radikal Dinilai Lebih Berbahaya dari Virus Corona

Ia menyebut jika berita yang ia dilampirkan pada postingan itu bersumber dari Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.

"Tapi tentu saja, kalau dirasa ada pihak yang salah mengartikan dan tidak mengerti, saya mohon maaf bila dianggap membuat gaduh," ujar dia.

Dia juga meminta masyarakat untuk tidak terlalu panik dalam menghadapi penyebaran virus Corona.

"Ikuti saja arahan dari pemerintah," pungkasnya.

Dirut RSPI Minta RS Swasta Jangan Asal Kirim Pasien Suspect Virus Corona
Halaman:
  • Penulis: Tino Aditia

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita