Jitunews.Com
14 Februari 2020 10:07 WIB

Rencana Pemulangan Anak-anak WNI Eks ISIS, KPAI Sarankan Ada Penanganan Jangka Panjang

KPAI menilai pemerintah perlu mempersiapkan hal-hal terkait pemulangan anak-anak dari WNI eks ISIS

Ilustrasi (Ist)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Jasra Putra menanggapi rencana pemerintah yang kemungkinan memulangkan WNI eks ISI yang masih di bawah 10 tahun.

Menurutnya, pemerintah berkewajiban memberikan perlindungan khusus kepada anak-anak yang menjadi korban jaringan teroris, termasuk anak-anak WNI eks ISIS.

Jasra pun mengutip Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. "Perlindungan khusus diberikan kepada 15 kategori di antaranya anak dalam situasi darurat, anak yang berhadapan dengan hukum, anak dari kelompok minoritas dan terisolasi, anak yang dieksploitasi secara ekonomi dan/atau seksual dan anak korban jaringan terorisme," ucap Jasra, seperti dilansir dari CNN Indonesia, Jumat (14/2)



Soal WNI Eks ISIS, Ma'ruf Amin: Lebih Baik Tidak Memulangkan Mereka

Namun, lanjut Jasra, pemerintah perlu merencanakan penanganan jangka panjang jika anak-anak WNI eks ISIS itu pada akhirnya dipulangkan nanti. Sebab, keterpisahan dengan orang tua sangat berdampak pada psikologis anak.

"Jadi anak-anak yang sudah mengikuti program rehabilitasi dan deradikalisasi bisa ditempatkan pada orang tua asuh atau lembaga asuh, ketika tidak ada lagi keluarga derajat 1, 2, 3 baik ke atas maupun ke samping dimiliki oleh anak," ujarnya.

Tak Pulangkan WNI Eks ISIS, Ma'ruf Amin Sebut Deradikalisasi Tidak Mudah
Halaman:
  • Penulis: Iskandar

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita