Jitunews.Com
24 Januari 2020 20:55 WIB

Bank Mandiri Terus Pacu Penguatan Dana Murah

Bank Mandiri juga terus meningkatkan kualitas layanan bagi nasabah

Pertemuan jajaran Bank Mandiri di Jakarta, Jumat (24/1/2020) (Dok. Jitunews/Khairul)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - PT Bank Mandiri (Persero) terus memacu penguatan dana murah di tengah ketatnya persaingan dan likuiditas ditambah dengan kondisi makro ekonomi global yang belum membaik.

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. mencatat pengumpulan dana murah perseroan mencapai Rp609,6 triliun sampai dengan akhir tahun 2019.

“Pertumbuhan ini bertumpu pada penghimpunan tabungan sebesar Rp338,6 triliun atau tumbuh 6,1 persen YoY, dan giro yang mencapai sebesar Rp200,5 triliun atau tumbuh 24,9 persen YoY,” ujar Direktur Utama Bank Mandiri, Royke Tumilaar di Jakarta, Jumat (24/1/2020).



Ketua OJK Bakal Reformasi Industri Asuransi

Royke menambahkan kontribusi Dana Pihak Ketiga (DPK) Perusahaan Anak juga terus membaik. Kontribusi DPK perusahaan anak pada tahun ini mencapai Rp118 triliun atau tumbuh 16,4 persen YoY.

Menurutnya jika jumlah tersebut dikonsolidasikan, maka total Dana Pihak Ketiga Bank Mandiri beserta dengan Perusahaan Anak mencapai Rp933,1 triliun, naik 11,0 persen dari akhir 2018.

“Saat ini, permodalan dan likuiditas kami berada pada situasi yang sangat baik dengan rasio CAR Bank Only di 21,38 persen dan rasio RIM di 93,93 persen. Rasio yang sangat baik ini jelas akan meningkatkan optimisme kami untuk bisa menjaga sustainabilitas kinerja,” ujarnya.

Sebagai bagian dari upaya peningkatan DPK, Bank Mandiri juga terus meningkatkan kualitas layanan bagi nasabah yang diwujudkan melalui kemudahan bertransaksi lewat jaringan online dengan nilai transaksi e-channel selama triwulan IV 2019 (QtD) mencapai Rp 610 triliun tumbuh 10,0 persen YoY serta didukung 32,4 juta (QtD) registered e-channel user yang tumbuh 11,1 persen YoY.

“Tercatat, Mandiri Online kini telah memiliki 3,23 juta aktif user. Saat ini Bank Mandiri bersinergi dengan beberapa BUMN telah memiliki aplikasi pembayaran berbasis mobile dan QR, LinkAja, yang diharapkan dapat menjadi national champion pembayaran digital,” pungkasnya.

Cetak Laba Bersih Rp 27,5 Triliun, Bank Mandiri Tunjukan Kinerja yang Moncer
Halaman:
  • Penulis: Khairul Anwar,  Aurora Denata

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita